Pebalap Red Bull KTM Pedro Acosta kehilangan posisi keempat pada balapan MotoGP Perancis di Sirkuit Le Mans, Selasa (12/5/2026), setelah disalip oleh Fabio Di Giannantonio. Manuver dari pebalap Ducati VR46 tersebut memaksa Acosta turun ke urutan kelima pada putaran terakhir balapan.
Insiden perebutan posisi tersebut terjadi di tikungan kedua sebelum garis finis sebagaimana dilansir dari Otomotif. Acosta mengakui adanya kesalahan dalam membaca jarak lawan saat mencoba mempertahankan ruang di lintasan yang menjadi celah bagi Di Giannantonio.
"Saya tegaskan, saya pikir dia lebih dekat, tapi akan saya simpan (pelajaran) itu untuk lain waktu," ujar Acosta kepada media Spanyol dikutip dari Crash, Selasa (12/5/2026).
Pebalap berkebangsaan Spanyol tersebut kini memberikan sinyal waspada kepada para rivalnya untuk seri balapan mendatang. Ia merasa keberatan jika ada pebalap lain yang melewatinya saat ia sudah melakukan pengawasan ketat di lintasan.
"Tidak ada yang boleh melewati saya, saat saya sedang melihat mereka. Kita lihat saja nanti di balapan berikutnya," ucap Acosta.
Meskipun gagal mengamankan podium, Acosta menilai penampilannya di Le Mans menunjukkan kemajuan yang signifikan sepanjang akhir pekan. Ia sempat bersaing di barisan depan sebelum akhirnya mengalami penurunan kecepatan pada fase penutupan balapan utama.
"Jujur, saya cukup marah karena kami kehilangan peluang bagus untuk podium. Tapi di sisi lain, ini adalah salah satu akhir pekan terbaik saya di Le Mans. Ini pertama kalinya saya bisa menyelesaikan kedua balapan (Sprint dan Main Race)," kata Acosta.
Fabio Di Giannantonio selaku pihak yang melakukan aksi tersebut menjelaskan bahwa serangannya dilakukan secara mendadak. Ia awalnya mengincar posisi di Tikungan 9 namun jaraknya saat itu dinilai belum memungkinkan untuk melakukan penetrasi.
"Saya harus 'menciptakan' serangan dengan cepat. Saya tiba-tiba teringat momen deja vu tahun 2018 saat menyalip Marco Bezzecchi di Moto3. Jadi saya pikir, 'Oke, mari coba ke Pedro', dan itu berhasil," kata Diggia.
Hasil ini memberikan poin tambahan penting bagi Di Giannantonio dalam persaingan klasemen sementara MotoGP musim 2026. Sementara itu, Acosta menjadikan hasil di Perancis sebagai bahan evaluasi strategi untuk menghadapi seri balap berikutnya.