Paramount Pictures tengah melakukan penyelidikan intensif setelah film animasi panjang The Legend of Aang: The Last Airbender bocor ke internet pada Kamis, 16 April 2026. Meski dijadwalkan rilis Oktober mendatang, salinan berdurasi 90 menit telah tersebar luas di berbagai platform digital dan media sosial.
Insiden keamanan siber ini pertama kali terdeteksi saat potongan klip pendek muncul di platform X, sebelum akhirnya file utuh beredar melalui situs 4chan. Sebagaimana dilansir dari Detikcom melalui laporan Deadline pada 17 April, kelompok peretas bernama PeggleCrew diduga berada di balik aksi pembocoran data tersebut.
Investigasi internal Paramount menunjukkan bahwa sistem keamanan utama studio tidak mengalami peretasan secara langsung. Titik lemah diduga berasal dari vendor layanan pascaproduksi atau pihak ketiga distribusi yang memiliki akses teknis terhadap salinan film tersebut untuk keperluan pengerjaan akhir.
Kebocoran ini berdampak besar pada moral para pekerja kreatif di Avatar Studios dan Flying Bark Productions yang telah mengerjakan proyek ini selama bertahun-tahun. Para staf merasa kecewa karena karya mereka dipublikasikan dalam kualitas yang belum sempurna dan tanpa adanya perlindungan hak cipta resmi.
"Melihat kerja keras ribuan orang tersebar begitu saja sebelum waktunya adalah hal yang sangat memilukan," ungkap salah satu sumber yang dekat dengan tim produksi.
Pernyataan sumber tersebut menggambarkan kondisi internal tim yang tertekan di tengah proses transisi merger antara Paramount dan Skydance. Meskipun kualitas video yang tersebar bervariasi, banyak penggemar mulai memberikan apresiasi terhadap gaya animasi baru yang dianggap memberikan nuansa lebih dewasa.
Beberapa fakta penting yang terungkap dari file bocoran tersebut mencakup keterlibatan aktor Dave Bautista sebagai tokoh antagonis dan Eric Nam yang mengisi suara karakter Aang dewasa. Selain itu, film ini diketahui menggunakan teknologi animasi hibrida untuk memperbarui visual dunia pengendali elemen.
Saat ini, tim hukum Paramount dilaporkan sedang bekerja sama dengan otoritas terkait untuk melacak penyebar pertama file film tersebut. Upaya penghapusan konten secara agresif sedang dilakukan di seluruh jaringan internet, meskipun proses penghilangan data secara total diakui sebagai tantangan yang sulit bagi pihak studio.
Hingga informasi terakhir diterima, Paramount Pictures belum berencana untuk memajukan jadwal peluncuran resmi akibat insiden ini. Film The Legend of Aang: The Last Airbender tetap dijadwalkan tayang secara eksklusif pada layanan streaming Paramount+ mulai 9 Oktober 2026 mendatang.