Optik Tunggal Gelar Pediatric Vision Screening untuk Deteksi Dini Mata Anak

Optik Tunggal Gelar Pediatric Vision Screening untuk Deteksi Dini Mata Anak
Foto: Ilustrasi Optik Tunggal Gelar Pediatric Vision Screening untuk Deteksi Dini Mata Anak.

Tingginya intensitas penggunaan gawai dan perangkat digital pada anak-anak kini memicu perhatian serius terkait kesehatan indra penglihatan. Aktivitas visual jarak dekat seperti belajar digital, penggunaan tablet, ponsel, hingga televisi membuat risiko gangguan mata menjadi lebih kompleks.

Kondisi ini diperberat dengan masih rendahnya kesadaran orang tua untuk melakukan pemeriksaan mata rutin bagi anak mereka. Padahal, keterlambatan deteksi gangguan penglihatan dapat menghambat proses tumbuh kembang, kemampuan belajar, membaca, hingga perkembangan motorik.

Sebagai solusi atas tantangan tersebut, pendekatan pediatric vision screening kini mulai dikembangkan. Dikutip dari Media Indonesia, metode pemeriksaan ini dirancang lebih adaptif terhadap karakter anak dibandingkan pemeriksaan mata untuk orang dewasa.

Fokus pengujian tidak hanya menyasar hasil refleksi seperti minus, plus, atau silinder. Pemeriksaan ini juga mempertimbangkan aspek perkembangan visual, kemampuan komunikasi, serta kenyamanan psikologis anak selama proses berlangsung.

Penerapan metode ini salah satunya dilakukan oleh Optik Tunggal melalui program pemeriksaan mata anak di gerai Next Generation Kelapa Gading 3, Jakarta Utara, pada 16 Mei 2026. Program tersebut menyasar anak usia 5 hingga 12 tahun dengan melibatkan optometris yang terspesialisasi dalam pediatric vision care.

Mantan atlet bulu tangkis Marcus Fernaldi Gideon turut terlihat mendampingi putrinya saat menjalani pemeriksaan mata anak di lokasi tersebut dengan pendekatan yang nyaman dan ramah anak.

Detail Program Pediatric Vision Screening Optik Tunggal Next Generation
AspekKeterangan
Target PesertaAnak usia 5ÔÇô12 tahun
LokasiOptik Tunggal Next Generation Kelapa Gading 3
Durasi Pemeriksaan┬▒ 30 menit (termasuk konsultasi)
Cakupan PemeriksaanVisus mata (minus, plus, silinder)
MetodePlay integrated approach & Age-appropriate testing

Seorang pediatric optometrist dari Centro Escolar University Manila yang bertindak sebagai expert advisor, Dr. Scarlett Cacayuran Salva, O.D., menegaskan bahwa anak-anak sering kali tidak menyadari adanya masalah pada penglihatan mereka.

"Anak-anak mungkin belum memahami seperti apa penglihatan yang jelas itu, sehingga mereka jarang mengeluh," ujarnya.

Menurut Scarlett, deteksi dini memegang peranan yang sangat krusial karena gangguan mata yang tidak ditangani dapat berdampak luas pada masa depan anak. Intervensi sejak awal dinilai membantu memastikan perkembangan visual yang sehat demi mendukung kualitas hidup jangka panjang.

Direktur Operasional Retail Optik Tunggal, Doli Rosmiaty, menambahkan bahwa faktor kenyamanan menjadi kunci utama dalam memeriksa kesehatan mata anak. Lingkungan di gerai Next Generation sengaja dirancang sedemikian rupa agar tidak menimbulkan rasa tegang.

"Anak-anak membutuhkan lingkungan yang membuat mereka merasa aman terlebih dahulu. Kami membangun ruang pediatric vision care yang mempertimbangkan pengalaman anak secara menyeluruh, mulai dari interior yang ramah anak hingga metode komunikasi yang edukatif," jelas Doli.

Penerapan konsep psychological safety ini diharapkan dapat membentuk pengalaman pertama yang positif bagi anak-anak. Hal tersebut dinilai penting untuk membangun kebiasaan mandiri dalam menjaga kesehatan mata hingga mereka dewasa.

Artikel terkait

Rekomendasi