Umat Islam Wajib Tahu Bacaan Niat Sholat Ba'diyah dan Qobliyah Isya

Umat Islam Wajib Tahu Bacaan Niat Sholat Ba'diyah dan Qobliyah Isya
Foto: Ilustrasi Umat Islam Wajib Tahu Bacaan Niat Sholat Ba'diyah dan Qobliyah Isya.

Umat Islam dianjurkan untuk menyempurnakan ibadah wajib dengan melaksanakan sholat sunnah rawatib. Salah satu yang penting untuk dipahami adalah niat sholat ba'diyah dan qobliyah Isya guna melengkapi pahala di waktu malam.

Dilansir dari Detikcom, sholat sunnah ini terbagi menjadi dua waktu pelaksanaan, yakni sebelum (qobliyah) dan sesudah (ba'diyah) sholat fardu Isya. Masing-masing dilaksanakan sebanyak dua rakaat dengan niat yang spesifik.

Sholat qobliyah Isya dilakukan tepat sebelum memulai sholat wajib. Berdasarkan buku Praktis Ibadah karya Irwan, Ahmad Jafar, dan Husain, berikut adalah lafaz niatnya:

Ïú┘ÅÏÁ┘Ä┘ä┘æ┘É┘è Ï│┘Å┘å┘æ┘ÄÏ®┘Ä ┘é┘ÄÏ¿┘Æ┘ä┘É┘è┘æ┘ÄÏ®┘Ä Ïº┘ä┘ÆÏ╣┘ÉÏ┤┘ÄϺÏí┘É Ï▒┘Ä┘â┘ÆÏ╣┘ÄϬ┘Ä┘è┘Æ┘å┘É ┘à┘ÅÏ│┘ÆÏ¬┘Ä┘é┘ÆÏ¿┘É┘ä┘Ä Ïº┘ä┘Æ┘é┘ÉÏ¿┘Æ┘ä┘ÄÏ®┘É ┘ä┘É┘ä┘æ┘Ä┘ç┘É Ï¬┘ÄÏ╣┘ÄϺ┘ä┘Ä┘ë

Arab latin: Ushall─½ sunnatal qabliyyatil 'isy─ü'i rak'atayni mustaqbilal qiblati lill─ühi ta'─ül─ü

Artinya: "Aku niat melakukan sholat sunnah sebelum Isya 2 rakaat, menghadap kiblat, karena Allah ta'ala."

Bacaan Niat Sholat Ba'diyah Isya

Berbeda dengan qobliyah, sholat ba'diyah dikerjakan setelah jamaah atau individu menyelesaikan sholat Isya. Berikut adalah bacaan niatnya:

Ïú┘ÄÏÁ┘Ä┘ä┘æ┘É┘è Ï│┘Ä┘å┘æ┘ÄÏ®┘Ä Ï¿┘ÄÏ╣┘ÆÏ»┘É┘è┘æ┘ÄÏ®┘Ä Ïº┘ä┘ÆÏ╣┘ÉÏ┤┘ÄϺÏí┘É Ï▒┘Ä┘â┘ÆÏ╣┘ÄϬ┘Ä┘è┘Æ┘å┘É ┘à┘ÅÏ│┘ÆÏ¬┘Ä┘é┘ÆÏ¿┘É┘ä┘Ä Ïº┘ä┘Æ┘é┘ÉÏ¿┘Æ┘ä┘ÄÏ®┘É ┘ä┘É┘ä┘æ┘Ä┘ç┘É Ï¬┘ÄÏ╣┘ÄϺ┘ä┘Ä┘ë

Arab latin: Ushall─½ sunnatal ba'diyyatil 'isy─ü'i rak'atayni mustaqbilal qiblati lill─ühi ta'─ül─ü

Artinya: "Aku niat melakukan sholat sunnah sesudah Isya 2 rakaat, menghadap kiblat, karena Allah ta'ala."

Panduan Tata Cara Pelaksanaan

Secara umum, gerakan sholat sunnah rawatib ini tidak berbeda dengan sholat pada umumnya. Perbedaan utama terletak pada niat yang dilafalkan di dalam hati saat takbiratul ihram.

Merujuk pada buku Ahkam Ash Sholah karya Syaikh Ali Raghib, tata cara pelaksanaannya dimulai dari berdiri tegak dan membaca niat. Langkah selanjutnya adalah takbiratul ihram dan memosisikan tangan bersedekap di dada.

Urutan gerakan meliputi membaca surah Al Fatihah yang diikuti surah pendek Al-Qur'an. Setelah itu, jamaah melakukan rukuk, iktidal, sujud, hingga duduk di antara dua sujud dengan tertib.

Pada rakaat kedua, gerakan dilakukan serupa hingga mencapai tahap tasyahud akhir. Ibadah ini kemudian diakhiri dengan gerakan salam ke arah kanan dan kiri secara sempurna.

Artikel terkait

Rekomendasi