Platform streaming Netflix baru saja memperbarui daftar tayangannya dengan menghadirkan serial anime Assassination Classroom. Penambahan ini menarik perhatian lantaran judul tersebut sempat memicu perdebatan di sejumlah negara, seperti dilansir dari Detikcom.
Saat ini, Netflix dikabarkan baru menyediakan musim pertama dari serial tersebut. Namun, terdapat kemungkinan bahwa musim kedua yang merupakan bagian penutup cerita juga akan segera menyusul untuk melengkapi koleksi di platform tersebut.
Selain Assassination Classroom, Netflix juga telah menyiapkan jajaran judul anime baru untuk ditayangkan pada Mei mendatang. Beberapa di antaranya meliputi Dandelion serta The Ramparts of Ice, sebuah karya eksklusif dari kreator Gintama.
Penggemar juga akan dimanjakan dengan kelanjutan serial populer lainnya. Musim terbaru dari Overlord dan musim ketiga SPY x FAMILY dipastikan masuk dalam daftar tayang untuk periode mendatang.
Serial Assassination Classroom menuai pro dan kontra yang cukup tajam, terutama di Amerika Serikat. Premis ceritanya dianggap tidak layak dikonsumsi oleh anak-anak karena dikhawatirkan dapat mempromosikan tindakan kekerasan di lingkungan sekolah.
Visualisasi dalam manga dan anime ini sering memperlihatkan adegan para siswa yang menggunakan senjata tajam dan senjata api untuk menyerang guru mereka. Hal tersebut memicu kekhawatiran serius di kalangan orang tua terkait isu keamanan sekolah dan kekerasan senjata.
Dampaknya, beberapa distrik sekolah di wilayah Florida, Wisconsin, dan Carolina Selatan mengambil langkah tegas. Mereka melarang peredaran buku ini di perpustakaan sekolah setelah menerima banyak keluhan dari wali murid yang menganggap kontennya berbahaya.
Sinopsis Assassination Classroom
Cerita ini berfokus pada kehidupan para siswa Kelas 3-E di Sekolah Menengah Kunugigaoka yang prestisius. Berbeda dengan siswa kelas lain, mereka diasingkan di sebuah bangunan kecil di area pegunungan karena dianggap sebagai kelompok murid dengan prestasi terendah.
Para siswa di kelas ini mayoritas adalah remaja yang dianggap nakal dan gagal dalam mengikuti kurikulum standar. Keseharian mereka yang awalnya tidak teratur berubah total saat seorang guru baru datang untuk mengajar mereka.
Sosok guru tersebut memiliki wujud menyerupai gurita dan diklaim sebagai ancaman besar bagi keselamatan planet. Ia mengaku telah menghancurkan bulan dan mengancam akan melakukan hal serupa pada Bumi pada bulan Maret tahun depan.
Pemerintah Nasional memilih untuk merahasiakan identitas makhluk ini dari masyarakat luas dan memenuhi permintaannya menjadi pengajar. Di sisi lain, para murid diberikan tugas khusus untuk membunuh guru mereka sendiri, meski kekuatan luar biasa sang guru membuat misi tersebut hampir mustahil dilakukan.