Nasib kurang beruntung harus diterima oleh Ole Romeny bersama klubnya, Oxford United, yang telah dipastikan turun kasta dari kompetisi liga pada musim 2025/2026 ini.
Dilansir dari Suara, situasi sulit ternyata tidak hanya dialami oleh Ole Romeny karena ancaman serupa juga membayangi dua pemain Timnas Indonesia lainnya yang berkarier di Eropa.
Emil Audero dan Ragnar Oratmangoen kini tengah berjuang keras untuk membawa klub masing-masing keluar dari zona merah pada sisa musim kompetisi.
Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi skuad Garuda, mengingat ketiganya merupakan pilar yang berpotensi menjadi bagian penting dalam kompetisi internasional mendatang.
Di kompetisi kasta tertinggi Italia, posisi klub yang dibela Emil Audero, US Cremonese, masih berada dalam tekanan besar di papan bawah klasemen sementara.
Peluang mereka untuk keluar dari zona degradasi menjadi semakin menantang setelah menderita kekalahan dari Napoli pada pertandingan pekan terakhir.
Berdasarkan data klasemen terbaru, Cremonese saat ini tertahan di peringkat ke-18 dengan perolehan 28 poin, atau hanya terpaut satu angka dari tim di zona aman.
Harapan untuk bertahan di kasta tertinggi masih terbuka lebar mengingat masih ada empat pertandingan tersisa yang harus dijalani oleh skuad asuhan tersebut.
Namun, nasib akhir mereka tidak hanya bergantung pada performa sendiri, melainkan juga sangat ditentukan oleh hasil yang didapat oleh tim-tim pesaing lainnya.
Ragnar Oratmangoen Hadapi Fase Kritis di Belgia
Tantangan yang tidak kalah berat juga dihadapi oleh Ragnar Oratmangoen yang saat ini membela FCV Dender EH di kompetisi Liga Belgia.
Ragnar dan rekan-rekan setimnya kini sedang menjalani fase playoff degradasi guna memperbaiki posisi mereka agar tetap bisa berkompetisi di kasta utama.
Dari empat pertandingan playoff yang telah dimainkan, Dender tercatat baru mengemas satu kemenangan dan menelan tiga kali kekalahan pahit.
Hasil tersebut membuat mereka terpuruk di posisi terbawah klasemen playoff dengan koleksi 22 poin hingga saat ini.
Apabila tren negatif ini terus berlanjut tanpa ada perbaikan performa, klub tersebut memiliki potensi besar untuk menyusul Oxford United turun kasta pada musim depan.