Napoli menelan kekalahan kandang saat menjamu Lazio di Stadio Diego Armando Maradona pada Sabtu (18/4/2026) malam WIB, yang secara langsung mempermudah langkah Inter Milan untuk mengunci gelar scudetto musim ini. Tuan rumah menyerah dua gol tanpa balas akibat kegagalan menciptakan satu pun tembakan tepat sasaran selama waktu normal pertandingan.
Dua gol kemenangan Lazio masing-masing dicetak oleh Matteo Cancellieri dan Toma Basic pada babak pertama dan kedua. Dilansir dari Detik Sport, hasil negatif ini membuat Napoli tertahan di peringkat kedua klasemen sementara Liga Italia dengan perolehan 66 poin dari 33 pertandingan yang telah dijalani.
Kekalahan tersebut menyebabkan selisih poin Napoli dengan Inter Milan di puncak klasemen melebar menjadi 12 angka. Selain itu, Napoli juga membuang kesempatan untuk menjauh dari kejaran AC Milan yang berada di posisi ketiga dengan selisih tiga poin.
Kondisi ini memberikan peluang bagi pasukan Cristian Chivu untuk memastikan gelar juara pada pekan depan, mengingat kompetisi hanya menyisakan lima pertandingan. Skenario juara bisa terjadi jika Napoli gagal memetik poin penuh saat menjamu Cremonese pada Jumat mendatang.
Kepastian gelar Inter Milan tersebut juga harus dibarengi dengan kemenangan atas Torino di laga kandang dua hari setelah pertandingan Napoli. Jika skenario ini tidak terwujud, Inter masih memiliki kesempatan untuk merayakan gelar di hadapan pendukung sendiri saat melawan Parma pada 4 Mei mendatang.
Dominasi Inter Milan terlihat dari konsistensi mereka yang menduduki puncak klasemen selama 21 pekan sepanjang musim ini. Sebaliknya, Napoli tercatat hanya memimpin selama tujuh pekan, diikuti AC Milan selama empat pekan, dan AS Roma yang sempat bertakhta selama satu pekan.
Meskipun Inter sempat mengalami tren negatif tanpa kemenangan di tiga laga pada bulan lalu, mereka berhasil bangkit dengan menyapu bersih tiga pertandingan terakhir. Sementara itu, rival terdekat mereka seperti Napoli hanya mencatatkan satu kemenangan dan satu kekalahan dalam periode yang sama.
Kondisi lebih sulit dialami oleh AC Milan di bawah arahan Massimiliano Allegri yang tampil kurang maksimal di fase krusial. Dalam lima pertandingan terakhirnya, klub berjuluk Rossoneri tersebut hanya mampu meraih dua kemenangan dan menderita tiga kekalahan.