Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) resmi menjatuhkan sanksi larangan bermain selama empat tahun kepada penyerang Chelsea, Mykhailo Mudryk, setelah sang pemain terbukti menggunakan zat terlarang jenis meldonium. Keputusan ini diambil menyusul hasil tes positif pasca laga bersama Timnas Ukraina pada jeda internasional November 2024.
Dilansir dari Bola, temuan zat meldonium tersebut diduga berasal dari suntikan sel punca yang diberikan oleh fisioterapis tim nasional Ukraina. Penjatuhan hukuman ini merupakan tindak lanjut dari skors sementara yang telah dijalani pemain sayap tersebut sejak akhir tahun 2024 sembari menunggu pemeriksaan mendalam.
Langkah hukum segera diambil oleh Mudryk dengan mengajukan banding ke Court of Arbitration for Sport (CAS) guna mengupayakan pengurangan masa hukuman. Dalam upaya pembelaan ini, ia didampingi oleh firma hukum Morgan Sports Law yang sebelumnya sukses memangkas sanksi Paul Pogba dari empat tahun menjadi 18 bulan.
Sanksi durasi panjang ini membawa implikasi finansial signifikan bagi Chelsea terkait struktur transfer sang pemain dari Shakhtar Donetsk pada Januari 2023. Klub asal London tersebut kini tidak memiliki kewajiban untuk melunasi bonus performa senilai 30 juta euro karena Mudryk dipastikan absen dari kompetisi resmi.
Pihak Shakhtar Donetsk menyatakan kekecewaannya mengingat bonus tersebut merupakan bagian dari kesepakatan total transfer senilai 100 juta euro. Ketidakmampuan Mudryk untuk tampil di lapangan membuat klub asal Ukraina tersebut terancam kehilangan pemasukan tambahan yang telah direncanakan sebelumnya.
"Kami memiliki bonus sebesar 30 juta euro dalam kontraknya. Jika dia tidak bermain, atau Chelsea tidak meraih hasil yang baik, kami akan kehilangan 30 juta euro," ucap petinggi klub.
Manajemen Shakhtar menegaskan bahwa situasi ini merupakan kerugian besar bagi stabilitas keuangan mereka di masa depan.
"Itu dampak finansial yang besar bagi kami. Semua orang percaya bahwa Mudryk akan kembali bermain. Jika tidak, kami akan berada dalam posisi kehilangan 30 juta euro," lanjutnya.