Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) resmi menjatuhkan sanksi larangan bermain selama empat tahun kepada pemain sayap Chelsea, Mykhailo Mudryk. Berdasarkan laporan dari Bola, pemain asal Ukraina tersebut dinyatakan positif mengonsumsi zat terlarang jenis meldonium berdasarkan hasil tes doping yang dilakukan baru-baru ini.
Insiden ini bermula pada Desember 2024 setelah Mudryk menyelesaikan tugas internasional bersama Tim Nasional Ukraina pada periode jeda November. Zat meldonium tersebut diduga masuk ke dalam tubuh sang pemain melalui prosedur suntikan sel punca yang diberikan oleh fisioterapis tim nasionalnya.
Sanksi ini mewajibkan Mudryk untuk absen dalam jangka waktu panjang dari seluruh kompetisi resmi yang bernaung di bawah otoritas terkait. Sejak hasil tes awal dirilis, sang winger sebenarnya sudah menjalani skors sementara, namun keputusan terbaru FA ini mempertegas status hukuman permanen baginya.
Menanggapi vonis berat tersebut, pihak Mykhailo Mudryk dikabarkan telah mengajukan langkah hukum lanjutan berupa banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Kasus ini menambah daftar panjang pesepak bola profesional yang terjerat pelanggaran aturan penggunaan zat terlarang dalam beberapa dekade terakhir.
Sejarah mencatat sejumlah pemain besar pernah mengalami nasib serupa, termasuk mantan gelandang Manchester United, Fred, yang diskors satu tahun oleh CONMEBOL pada Desember 2015. Fred terbukti positif menggunakan zat terlarang saat membela Timnas Brasil di ajang Copa America 2015 sebelum sanksinya diperluas oleh FIFA ke level klub.
Selain itu, kiper Andre Onana juga sempat menerima sanksi satu tahun dari UEFA pada Februari 2021 saat masih memperkuat Ajax. Hukuman Onana kemudian dikurangi menjadi sembilan bulan setelah proses banding, dan ia berhasil kembali merumput pada November 2022 bersama Inter Milan.
Tokoh sepak bola ternama lainnya seperti Pep Guardiola juga pernah tersandung kasus nandrolone pada tahun 2001 saat membela klub Italia, Brescia. Meskipun dijatuhi hukuman empat bulan, pengadilan Italia akhirnya membebaskan Guardiola dari semua dakwaan pada tahun 2009 ketika ia sudah menjabat sebagai pelatih Barcelona.
Baru-baru ini, Paul Pogba dijatuhi larangan empat tahun pada Februari 2024 setelah terbukti menggunakan DHEA, meski kemudian hukumannya dikurangi menjadi 18 bulan melalui banding. Sementara itu, kasus Diego Maradona tetap menjadi yang paling ikonik setelah ia berkali-kali terjerat sanksi akibat penggunaan kokain dan efedrin sepanjang kariernya.