Niat menempati posisi sebagai rukun pertama dalam pelaksanaan ibadah haji maupun umrah. Tanpa keberadaan niat yang benar, rangkaian ibadah yang dijalankan di Tanah Suci berisiko menjadi tidak sah.
Jemaah perlu memahami bahwa terdapat beberapa metode pelaksanaan haji yang memiliki konsekuensi bacaan niat berbeda. Pemahaman ini krusial sebelum melafalkan niat saat memulai prosesi ihram.
Dilansir dari Detikcom, terdapat tiga kategori utama dalam menjalankan ibadah haji. Penjelasan mengenai jenis-jenis ini merujuk pada Buku Tuntunan Manasik Haji dan Umrah yang diterbitkan oleh Kemenhaj RI.
Metode pertama adalah Haji Tamattu. Pada jenis ini, jemaah melaksanakan ibadah umrah terlebih dahulu di bulan haji, kemudian baru menjalankan ibadah haji. Pelaksana cara ini diwajibkan untuk membayar dam atau denda.
Selanjutnya adalah Haji Ifrad yang berfokus pada pelaksanaan ibadah haji saja tanpa disertai umrah. Keuntungan metode ini adalah jemaah tidak dikenakan kewajiban membayar dam dan bisa tiba di Makkah mendekati waktu wukuf.
Jenis ketiga adalah Haji Qiran, yakni penggabungan ibadah haji dan umrah dalam satu niat serta waktu yang bersamaan. Jemaah yang memilih metode ini wajib membayar dam Nusuk berupa satu ekor kambing.
Haji Qiran biasanya menjadi pilihan bagi jemaah dengan keterbatasan waktu di Makkah. Hal ini berlaku bagi mereka yang tidak memiliki kesempatan untuk melakukan umrah baik sebelum maupun setelah masa haji.
Panduan Bacaan Niat Haji dan Umrah
Pelafalan niat dilakukan saat jemaah melaksanakan ihram di titik miqat yang telah ditentukan. Berikut adalah perincian bacaan niat untuk masing-masing jenis ibadah tersebut.
Niat Ibadah Haji
Jemaah dapat melafalkan kalimat berikut untuk menyatakan kesiapan berhaji:
┘ä┘ÄÏ¿┘æ┘Ä┘è┘Æ┘â┘Ä Ïº┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘Å┘à┘æ┘Ä Ï¡┘Äϼ┘æ┘ïϺ
Labbakall─ühumma ß©Ñajjan.
Artinya: "Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah untuk berhaji."
Selain itu, terdapat pilihan bacaan niat lain yang dapat digunakan:
Ϭ┘Ä┘ê┘Ä┘è┘ÆÏ¬┘ŠϺ┘ä┘ÆÏ¡┘Äϼ┘æ┘Ä ┘ê┘ÄÏú┘ÄÏ¡┘ÆÏ▒┘Ä┘à┘ÆÏ¬┘Å Ï¿┘É┘ç┘É ┘ä┘É┘ä┘æ┘Ä┘ç┘É Ï¬Ï╣Ϻ┘ä┘ë
Nawaitul-ß©Ñajja wa aß©Ñramtu bih─½ lill─ühi ta'─ül─ü.
Artinya: "Aku berniat haji dengan berihram karena Allah Ta'ala."
Niat Ibadah Umrah
Bagi jemaah yang hendak melaksanakan umrah, berikut adalah bacaan niatnya:
┘ä┘ÄÏ¿┘æ┘Ä┘è┘Æ┘â┘Ä Ïº┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘Å┘à┘æ┘Ä Ï╣┘Å┘à┘ÆÏ▒┘ÄÏ®┘ï
Labbaikall─ühumma 'umratan.
Artinya: "Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah untuk berumrah."
Pilihan bacaan niat umrah lainnya adalah sebagai berikut:
┘å┘Ä┘ê┘Ä┘è┘ÆÏ¬┘ŠϺ┘ä┘ÆÏ╣┘Å┘à┘ÆÏ▒┘ÄÏ®┘Ä ┘ê┘ÄÏú┘ÄÏ¡┘ÆÏ▒┘Ä┘à┘ÆÏ¬┘Å Ï¿┘É┘ç┘ÄϺ ┘ä┘É┘ä┘æ┘Ä┘ç┘É Ï¬Ï╣Ϻ┘ä┘ë
Nawaitul-'umrata wa aß©Ñramtu bih─ü lill─ühi ta'─ül─ü.
Artinya: "Aku niat umrah dengan ber-ihram karena Allah Ta'ala."
Niat Gabungan Haji dan Umrah
Untuk jemaah yang mengambil jenis Haji Qiran, niat dilakukan sekaligus untuk kedua ibadah tersebut:
┘ä┘ÄÏ¿┘æ┘Ä┘è┘Æ┘â┘Ä Ïº┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘Å┘à┘æ┘Ä Ï¡┘Äϼ┘æ┘ïϺ ┘ê┘ÄÏ╣┘Å┘à┘ÆÏ▒┘ÄÏ®┘ï
Labbaikall─ühumma ß©Ñajjan wa 'umratan.
Artinya: "Aku sambut panggilan-Mu ya Allah untuk berhaji dan berumrah."
Atau dapat menggunakan lafal niat yang lebih lengkap berikut ini:
┘å┘Ä┘ê┘Ä┘è┘ÆÏ¬┘ŠϺ┘ä┘ÆÏ¡┘Äϼ┘æ┘Ä ┘ê┘ÄϺ┘ä┘ÆÏ╣┘Å┘à┘ÆÏ▒┘ÄÏ®┘Ä ┘ê┘ÄÏú┘ÄÏ¡┘ÆÏ▒┘Ä┘à┘ÆÏ¬┘Å Ï¿┘É┘ç┘É┘à┘ÄϺ ┘ä┘É┘ä┘æ┘Ä┘ç┘É Ï¬Ï╣Ϻ┘ä┘ë
Nawaitul-ß©Ñajja wal-'umrata wa aß©Ñramtu bihim─ü lill─ühi ta'─ül─ü.
Artinya: "Aku niat haji dan umrah dengan berihram karena Allah Ta'ala."