Mauricio Souza Kritik Wasit Usai Persija Kalah dari Persib

Mauricio Souza Kritik Wasit Usai Persija Kalah dari Persib
Foto: Ilustrasi Mauricio Souza Kritik Wasit Usai Persija Kalah dari Persib.

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, melayangkan kritik keras terhadap kepemimpinan wasit Firdavs Norsafarov setelah timnya dikalahkan Persib Bandung 1-2 pada pekan ke-32 Super League di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026).

Kekalahan tersebut memastikan Macan Kemayoran kehilangan peluang meraih gelar juara musim ini, sementara Persib semakin dekat dengan trofi ketiga secara beruntun, sebagaimana dilansir dari Bola.

Persija sebenarnya sempat memimpin melalui gol Alaaeddine Ajaraie pada menit ke-20 sebelum tim tamu membalikkan keadaan lewat dua gol Adam Alis pada menit ke-28 dan 37.

Data statistik menunjukkan dominasi Persija dengan 65 persen penguasaan bola dan total 19 tembakan, namun efektivitas Persib yang hanya melepas tujuh tembakan menjadi pembeda hasil akhir.

Mauricio Souza menyoroti sejumlah keputusan wasit asal Uzbekistan tersebut, terutama insiden injakan pemain Persib, Luciano Guaycochea, terhadap Rayhan Hannan pada menit ke-50 yang hanya berbuah kartu kuning.

"Tekel (pelanggaran) terhadap Rayhan Hannan itu seharusnya kartu merah langsung. Bahkan tidak butuh VAR dan VAR bahkan tidak memanggil (wasit) untuk melihat situasinya," kata Mauricio Souza, Pelatih Persija Jakarta.

Kekecewaan juru taktik asal Brasil tersebut berlanjut saat insiden serupa terjadi pada menit ke-60 ketika Allano dilanggar di depan kotak penalti lawan namun tidak ada hukuman diberikan.

"Kemudian Allano dilanggar dengan jelas di depan kotak penalti, dia dipegang, ditarik, kemudian dia diinjak, dan tidak terjadi apa-apa," jelas Mauricio Souza, Pelatih Persija Jakarta.

Eks pelatih Madura United itu juga mempertanyakan konsistensi pemberian kartu karena Persija menerima dua kartu kuning pada babak pertama, sementara tim lawan tidak mendapatkannya sama sekali.

"Apa yang harus kita lihat adalah seberapa sering Persija dirugikan di kompetisi ini. Saya tidak tahu sudah berapa kali kami dirugikan di liga," kata Mauricio Souza, Pelatih Persija Jakarta.

Souza menegaskan bahwa pelanggaran keras terhadap Hannan telah berdampak fatal bagi kondisi fisik pemain mudanya tersebut di lapangan.

"Babak pertama ada dua kartu kuning untuk Persija dan tidak ada kartu kuning sama sekali untuk Persib," ujar Mauricio Souza, Pelatih Persija Jakarta.

Hingga laga berakhir, skor 2-1 tetap bertahan untuk keunggulan Maung Bandung yang kini kokoh di papan atas klasemen.

"Jika pelanggaran yang dialami Hannan, yang bahkan sampai memaksanya keluar dari pertandingan, jika itu bukan kartu merah, saya tidak tahu lagi apa itu sepak bola," ungkap Mauricio Souza, Pelatih Persija Jakarta.

Artikel terkait

Rekomendasi