Maria Jose Cristerna, sosok yang dikenal luas dengan julukan vampir dunia nyata, memberikan peringatan serius kepada generasi muda mengenai modifikasi tubuh. Dilansir dari Wolipop, perempuan yang menutupi hampir seluruh kulitnya dengan tinta ini menekankan pentingnya pertimbangan matang sebelum mengambil keputusan permanen tersebut.
Perempuan asal Meksiko ini memiliki penampilan yang sangat mencolok dengan sekitar 50 jenis modifikasi pada fisiknya. Selain tato yang menutupi 99 persen tubuhnya, ia juga memiliki implan di bagian dahi dan lengan, serta bentuk lidah yang telah dibelah.
Meskipun memiliki identitas visual yang ekstrem, Maria justru meminta anak muda agar tidak bertindak gegabah hanya demi mengikuti tren. Dalam sebuah wawancara bersama Guinness World Records, ia menegaskan bahwa keputusan untuk merajah tubuh atau melakukan prosedur modifikasi harus dipikirkan secara mendalam.
Hal ini disebabkan oleh sifat modifikasi tersebut yang sulit atau bahkan tidak bisa dikembalikan ke bentuk semula. Maria pernah menyandang gelar sebagai wanita dengan modifikasi tubuh terbanyak di dunia, sebelum posisi tersebut digantikan oleh Esperance Fuerzina pada tahun 2024.
Perjalanan dan Simbol Kebebasan
Ketertarikan Maria terhadap seni rajah dimulai sejak usia dini, di mana ia mendapatkan tato pertamanya saat masih berumur 14 tahun. Ia mengakui bahwa prosedur yang paling menguras ketahanan fisiknya adalah saat pemasangan implan di bagian lengan serta proses tato pada bola mata.
Tumbuh dalam lingkungan keluarga yang religius, Maria baru memulai prosedur implan pertamanya pada usia 30 tahun. Pemasangan implan di dahi tersebut ia maknai sebagai sebuah simbol kebebasan pribadi.
Makna di Balik Penampilan Ekstrem
Di balik tampilan fisiknya yang tidak biasa, terdapat alasan emosional yang sangat mendalam terkait perjalanan hidupnya. Maria mengungkapkan bahwa transformasi tubuhnya merupakan representasi dari keberanian dan kekuatan setelah dirinya berhasil lepas dari situasi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
"Satu-satunya cara untuk keluar dari kekerasan dan pelecehan adalah dengan mencintai diri sendiri. Kita datang ke dunia ini untuk bahagia," tuturnya.Meski sudah memiliki puluhan modifikasi, Maria menyatakan bahwa dirinya masih memiliki keinginan untuk menjalani prosedur modifikasi tubuh yang baru di masa mendatang.