Masa depan Marc Marquez di lintasan balap terus menjadi perbincangan hangat meski sang pebalap saat ini telah menemukan kenyamanan baru. Dilansir dari Detik Sport, pebalap berjuluk Baby Alien tersebut menegaskan tidak akan kembali memperkuat tim Honda dalam waktu dekat.
Pebalap berkebangsaan Spanyol ini tercatat memiliki sejarah panjang selama 11 tahun bersama pabrikan asal Jepang tersebut. Dalam periode emasnya, ia berhasil mengamankan enam gelar juara dunia MotoGP yang mengukuhkan posisinya sebagai salah satu legenda hidup di lintasan balap.
Namun, performa Marc Marquez mulai menunjukkan tren penurunan yang signifikan bersama Honda sejak musim 2019. Paceklik gelar juara tersebut akhirnya membuat sang pebalap memutuskan untuk melakukan comeback kompetitif bersama Ducati pada musim lalu.
Meskipun rumor mengenai kepulangannya ke Honda sempat mencuat ke publik, pebalap yang kini menginjak usia 33 tahun tersebut telah memberikan bantahan secara tegas. Hal ini juga diperkuat oleh pengamatan mantan pebalap MotoGP asal Kolombia, Santi Hernandez.
Hernandez meyakini bahwa pintu bagi Marc Marquez untuk kembali ke pelukan Honda sudah tertutup rapat. Menurut pengamatannya, pemilik nomor motor 93 tersebut saat ini tengah menikmati fase baru dalam kariernya yang jauh lebih positif dan penuh semangat.
"Ianya rasa tidak. Terlebih karena ia melihat sang pemilik nomor 93 itu bahagia dalam petualangan barunya: 'Dia di Ducati, dia bahagia, dia sudah kembali tersenyum'," kata Hernandez dikutip dari GP One.
Potensi Pensiun Dini
Selain soal tim, topik mengenai akhir karier Marc Marquez juga mulai mengemuka seiring dengan bertambahnya usia sang pebalap. Hernandez memberikan analisis bahwa kecil kemungkinan Marquez akan terus bersaing di lintasan balap hingga menyentuh usia kepala empat.
Riwayat cedera serius yang dialami Marc Marquez di sepanjang perjalanannya sebagai pebalap motor kelas dunia menjadi faktor utama yang dipertimbangkan. Kondisi fisik yang telah melewati berbagai pemulihan berat diprediksi akan menjadi penentu waktu gantung helm sang juara dunia.
"Saya tidak melihat Marc akan terus membalap sampai usia 40 tahun," kata Hernandez menegaskan.