Pebalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, menjalani operasi ganda pada bagian kaki dan bahu kanan di Rumah Sakit Ruber Internacional, Madrid, usai mengalami kecelakaan fatal pada sesi sprint race MotoGP Prancis, Sabtu (9/5/2026). Penanganan medis ini dilakukan setelah pebalap asal Spanyol tersebut mengalami insiden highside pada putaran-putaran terakhir di Sirkuit Le Mans.
Berdasarkan laporan medis yang dilansir dari Otomotif, kecelakaan tersebut mengakibatkan Marquez menderita patah tulang metatarsal kelima pada kaki kanannya. Selain menangani cedera akut tersebut, tim dokter juga melakukan prosedur bedah pada bahu kanan sang pebalap yang memang telah direncanakan sebelumnya akibat dampak jangka panjang dari insiden di MotoGP Indonesia musim lalu.
Pihak Ducati mengonfirmasi bahwa seluruh rangkaian prosedur pembedahan tersebut dipimpin oleh Dr. Samuel Antuna beserta tim spesialis dan dinyatakan berjalan dengan sukses. Operasi bahu tersebut mencakup pengangkatan perangkat logam yang bergeser sehingga mengganggu saraf radial.
"Tim medis berhasil menstabilkan patah tulang metatarsal kelima pada kaki kanan pebalap," tulis Ducati.
Manajemen tim menjelaskan bahwa tindakan pada kaki kanan merupakan prioritas utama untuk menstabilkan struktur tulang yang patah akibat benturan keras di lintasan. Setelah penanganan kaki selesai, fokus tim medis beralih pada pemulihan kondisi bahu yang selama ini menghambat performa Marquez di awal musim 2026.
"Secara bersamaan, Marquez juga menjalani prosedur operasi kedua yang memang sudah direncanakan sebelumnya untuk menangani cedera lama pada bahu kanannya," lanjut pernyataan tersebut.
Dalam keterangan teknisnya, dokter melakukan pengambilan dua sekrup serta serpihan tulang sisa operasi Latarjet pada Desember 2019. Pergeseran komponen tersebut diketahui menjadi penyebab utama tekanan pada saraf radial yang dirasakan Marquez sejak benturan di Mandalika tahun lalu.
Akibat kondisi ini, Marc Marquez dipastikan tidak akan berpartisipasi dalam balapan MotoGP Catalunya yang dijadwalkan berlangsung pada akhir pekan depan. Fokus utama saat ini adalah memastikan proses pemulihan berjalan optimal sebelum memulai tahapan rehabilitasi fisik.
"Ia akan tetap dirawat di rumah sakit semalam dan besok akan kembali ke rumah untuk memulai rehabilitasi," tulis Ducati.
Sejauh ini pihak tim belum memberikan jadwal pasti mengenai kapan peraih juara dunia bertahan tersebut dapat kembali berkompetisi di lintasan balap. Evaluasi medis dalam beberapa pekan mendatang akan menjadi penentu utama durasi masa pemulihan dan waktu kembalinya Marquez ke atas motor Ducati.