Gelandang sekaligus kapten Persib Bandung, Marc Klok, memberikan klarifikasi tegas terkait tuduhan tindakan rasisme yang diarahkan kepadanya setelah pertandingan melawan Bhayangkara FC pada Kamis (30/4). Isu tersebut mencuat menyusul keributan di lorong pemain setelah babak pertama berakhir.
Dilansir dari Detik Sport, pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan Persib Bandung 4-2 atas tuan rumah Bhayangkara FC meski sempat tertinggal. Di tengah euforia kemenangan, manajemen tim lawan melalui akun media sosial resmi sempat menuding Klok melakukan penghinaan rasial kepada pemain mereka, Henri Doumbia.
Klok menjelaskan bahwa perselisihan bermula dari kesalahpahaman komunikasi di atas lapangan saat ia mencoba mengambil bola dari tangan Doumbia. Ia menegaskan tidak ada kata-kata rasis yang terucap selama insiden tersebut berlangsung.
"Saat kami mencetak gol menjadi 2-1, Henri Doumbia menahan bola alih-alih melanjutkan kick-off. Saya mengatakan dengan jelas kepadanya, 'give me the ball back'," tulis Marc Klok, Kapten Persib Bandung.
Pemain naturalisasi ini menambahkan bahwa persoalan dengan Doumbia sebenarnya telah selesai secara personal setelah keduanya saling berbicara. Klok menyebut pemain asal Pantai Gading itu telah menyadari kesalahannya dalam menangkap maksud ucapan tersebut.
"Kami kemudian membicarakan hal tersebut. Ia meminta maaf kepada saya karena sebelumnya mengira saya mengatakan kata 'black'," sambung Marc Klok, Kapten Persib Bandung.
Klok menyayangkan sikap manajer Bhayangkara FC, Sumardji, yang dinilai terus memojokkannya tanpa melakukan verifikasi fakta terlebih dahulu. Ia merasa tuduhan rasisme yang dilontarkan Sumardji sangat merugikan integritas dan nama baiknya sebagai pesepak bola profesional.
"Namun manajer mereka, Sumardji yang tidak berada di dekat lapangan, terus menyebut saya sebagai rasis, baik di dalam stadion, dekat ruang ganti, maupun di lapangan setelah pertandingan. Saya telah memintanya untuk berhenti dan menyampaikan bahwa saya merasa terluka atas tuduhan yang tidak benar tersebut," papar Marc Klok, Kapten Persib Bandung.
Guna memulihkan reputasinya, Klok mendesak pihak manajemen lawan untuk segera memberikan klarifikasi terbuka kepada publik. Ia menyatakan komitmennya dalam menjunjung nilai sportivitas dan menolak segala bentuk diskriminasi di dunia olahraga.
"Saya mengharapkan adanya permintaan maaf resmi dari Bhayangkara FC atas kekeliruan dan kesalahpahaman yang merugikan nama saya, serta atas penyebaran tuduhan yang tidak benar," tutup Marc Klok, Kapten Persib Bandung.