Manajemen BLISSOO Bantah Keterlibatan Kakak Jisoo BLACKPINK dalam Agensi

Manajemen BLISSOO Bantah Keterlibatan Kakak Jisoo BLACKPINK dalam Agensi
Foto: Ilustrasi Manajemen BLISSOO Bantah Keterlibatan Kakak Jisoo BLACKPINK dalam Agensi.

Manajemen BLISSOO secara resmi membantah keterlibatan kakak laki-laki Jisoo BLACKPINK dalam struktur kepemimpinan agensi menyusul mencuatnya kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan kerabat sang artis tersebut. Bantahan ini disampaikan menyusul spekulasi publik mengenai peran sosok bermarga Kim dalam operasional perusahaan sejak didirikan.

Dilansir dari Detikcom pada Kamis, 23 April 2026, agensi menegaskan bahwa Jisoo tidak memiliki kedekatan khusus dengan terduga pelaku. Pihak manajemen juga mengklarifikasi bahwa Kim bukan bagian dari pendiri maupun pejabat eksekutif di BLISSOO sebagaimana rumor yang beredar di media sosial.

Pengacara Eun Hyun Ho dari firma hukum Kim & Chang yang mewakili BLISSOO menyatakan bahwa informasi mengenai hubungan manajerial tersebut tidak terkonfirmasi. Ia menekankan bahwa masalah hukum yang dihadapi Kim bersifat pribadi dan tidak bersinggungan dengan agensi maupun artis mereka.

"Masalah yang sedang mencuat sama sekali tidak berhubungan dengan artis (Jisoo) dan BLISSOO. Informasi yang beredar di internet berisi spekulasi yang tidak terkonfirmasi dan fitnah." kata pengacara Eun Hyun Ho.

Eun menjelaskan bahwa pada masa awal pembentukan agensi, pihak keluarga memang memberikan masukan sebagai bentuk komunikasi internal. Namun, ia memastikan tidak ada anggota keluarga yang memegang jabatan resmi atau menerima imbalan finansial atas peran manajemen.

"Di awal pendirian BLISSOO, memang benar artis kami menerima saran dan arahan dari segelintir anggota keluarga dalam bentuk komunikasi dengan pihak-pihak yang relevan. Tapi sama sekali tidak pernah terjadi, dulu atau saat ini, ada anggota keluarga yang menerima kompensasi dari BLISSOO atau terlibat dalam manajemen dan proses pengambilan keputusan manajemen. Sejak didirikan, BLISSOO independen secara keseluruhan tanpa ikut campur dari pihak keluarga," kata pengacara.

Pernyataan hukum tersebut juga menepis kabar yang menyebutkan Kim menjabat sebagai CEO. Pengacara menegaskan tidak ada dukungan hukum maupun finansial yang diberikan oleh Jisoo maupun agensi kepada Kim terkait kasus pelecehan yang kini ditangani polisi.

"Klaim soal terduga pelaku adalah co-founder dan CEO BLISSOO tidak benar. Kami menegaskan bahwa oknum tidak ada hubungan secara legal atau manajerial dengan BLISSOO. BLISSOO dan Jisoo tidak pernah memberikan dukungan finansial atau hukum terhadap oknum tersebut, atau berniat melakukannya di masa depan. Tidak pernah ada komunikasi antara artis kami dengan oknum tersebut dalam hal kasus pelecehan seksual ini," tegas kuasa hukum manajemen.

Meskipun ada bantahan resmi, netizen menemukan bukti nama Kim tercatat dalam kredit drama Korea Boyfriend on Demand di Netflix sebagai kepala manajemen. Hal serupa ditemukan pada tayangan Newtopia tahun lalu sebelum akhirnya nama tersebut dihapus dari daftar tim produksi setelah kasus mencuat.

Menanggapi perubahan nama pada daftar kredit tersebut, tim produksi drama Boyfriend on Demand memberikan klarifikasi mengenai revisi yang dilakukan secara mendadak. Mereka menyebutkan perubahan itu merupakan perbaikan administratif semata.

"Gak lama setelah dirilis pada awal Maret, kami memastikan bahwa ada kesalahan dalam kredit manajemen aktor karena kekeliruan dari perusahaan produksi. Masalah tersebut segera diperbaiki," kata mereka kepada media.

Kasus pelecehan seksual yang menyeret nama Kim mulai dilaporkan pada 16 April 2026 oleh seorang penyiar internet atau broadcast jockey. Selain isu pelecehan, seorang perempuan berinisial Y yang mengaku sebagai istri Kim turut melaporkan adanya dugaan kekerasan dalam rumah tangga.

Artikel terkait

Rekomendasi