Siklus menstruasi perempuan terdiri atas empat fase, dan salah satunya adalah fase luteal yang terjadi setelah ovulasi serta sebelum menstruasi. Pada fase ini, metabolisme tubuh cenderung meningkat sehingga membutuhkan energi tambahan dan sering memicu keinginan makan makanan manis. Untuk menjaga keseimbangan tubuh, berikut adalah 6 jenis makanan yang disarankan oleh pakar untuk dikonsumsi ketika sedang berada di fase luteal.
- Karbohidrat kompleks ÔÇö Jenis makanan seperti nasi merah, ubi, jagung, kacang merah, dan kacang polong disarankan karena dicerna lebih lambat sehingga memberikan sumber energi yang lebih stabil. Pakar gizi juga menyarankan kombinasi dengan protein dan serat agar gula darah tetap seimbang.
- Makanan kaya serat ÔÇö Mengonsumsi makanan tinggi serat seperti roti gandum utuh, buah, sayuran, dan biji chia sangat penting untuk membantu mengurangi sembelit, rasa kembung, serta menjaga kestabilan gula darah.
- Protein ÔÇö Nutrisi krusial seperti telur, ayam, tahu, tempe, yoghurt, dan ikan salmon bermanfaat untuk membantu tubuh merasa kenyang lebih lama sekaligus mendukung produksi hormon progesteron selama fase luteal.
- Lemak sehat dan makanan kaya omega-3, kalsium, magnesium, dan zinc ÔÇö Makanan seperti alpukat, minyak zaitun, kacang-kacangan, salmon, cokelat hitam tinggi kakao, pisang, dan sayuran hijau direkomendasikan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh yang meningkat.
- Makanan kaya zat besi ÔÇö Daging, jeroan, kacang-kacangan, kismis hitam, dan bayam sangat dianjurkan untuk dikonsumsi guna mengantisipasi hilangnya zat besi selama menstruasi yang dapat mengakibatkan kelelahan.
- Makanan anti-inflamasi ÔÇö Konsumsi makanan dengan kandungan anti-inflamasi disarankan untuk membantu mengurangi peradangan serta mengatasi gejala PMS yang umum dirasakan seperti payudara yang sensitif dan nyeri.
Daftar makanan yang direkomendasikan oleh pakar ini bisa dijadikan sebagai acuan ketika kamu sedang berada dalam fase luteal. Dari daftar ini, apakah ada makanan yang sudah secara rutin kamu konsumsi menjelang menstruasi?