Empat Makanan yang Memicu Perut Buncit dan Begah Setelah Dikonsumsi

Empat Makanan yang Memicu Perut Buncit dan Begah Setelah Dikonsumsi
Foto: Ilustrasi Empat Makanan yang Memicu Perut Buncit dan Begah Setelah Dikonsumsi.

Perut yang terasa penuh, membesar, atau tampak lebih buncit setelah makan kerap menurunkan rasa percaya diri. Kondisi yang umum terjadi ini biasanya dipicu oleh penumpukan gas di saluran pencernaan, pola makan, atau proses cerna yang kurang lancar.

Dilansir dari Medcom melalui Healthline, ada beberapa jenis bahan pangan yang dapat mempercepat produksi gas di dalam usus sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman.

Kacang-kacangan menjadi salah satu jenis makanan yang memicu kondisi ini. Kelompok legum tersebut sebenarnya kaya protein, karbohidrat, serat, serta vitamin dan mineral penting yang menyehatkan tubuh.

Namun, kacang-kacangan mengandung alfa-galaktosida yang termasuk dalam kelompok karbohidrat rantai pendek yang sulit dicerna. Saat mencapai usus besar, zat ini akan difermentasi oleh bakteri usus dan menghasilkan gas yang memicu rasa begah.

Bahan pangan berikutnya yang sering memicu keluhan pencernaan adalah gandum. Kandungan gluten di dalam gandum sering kali menjadi penyebab utama gangguan pada saluran cerna.

Bagi penderita penyakit celiac atau orang yang sensitif terhadap gluten, konsumsi produk berbasis gandum seperti roti, pasta, pizza, hingga biskuit dapat memicu gas berlebih, diare, serta nyeri perut.

Sayuran Cruciferous dan Bawang

Kelompok sayuran cruciferous seperti brokoli, kubis, kembang oli, dan kubis Brussel juga dapat meningkatkan produksi gas di usus. Sayuran ini sebenarnya kaya akan vitamin, serat, zat besi, dan kalium yang baik untuk tubuh.

Untuk meminimalkan efek perut membesar, sayuran cruciferous disarankan untuk dimasak terlebih dahulu sebelum dikonsumsi agar lebih mudah dicerna oleh tubuh daripada dalam keadaan mentah.

Selain sayuran tersebut, bawang yang sering digunakan sebagai bumbu masakan juga menjadi pemicu perut buncit. Bawang mengandung fruktan, yaitu jenis serat larut yang memicu rasa penuh pada perut sebagian orang.

Tingkat sensitivitas seseorang terhadap senyawa di dalam bawang berbeda-beda. Efek perut kembung dan begah ini biasanya terasa lebih kuat saat mengonsumsi bawang dalam kondisi mentah.

Artikel terkait

Rekomendasi