Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, menunjukkan performa impresif dalam menjaga pertahanan Ajax Amsterdam. Penjaga gawang berusia 27 tahun ini mencatatkan nirbobol saat timnya menang 2-0 atas NAC Breda.
Hasil pertandingan pada pekan ke-31 Eredivisie tersebut menjadi pembuktian kualitas Paes di bawah mistar gawang. Dilansir dari Suara, ia tampil penuh selama 90 menit dan menjadi aktor kunci kemenangan Ajax.
Data dari Transfermarkt menunjukkan bahwa raihan tersebut merupakan clean sheet keempat bagi Paes sejak bergabung dengan klub Belanda itu. Ia tercatat baru melakoni delapan pertandingan bersama raksasa Amsterdam tersebut.
Efektivitas penjaga gawang yang didatangkan dari klub Major League Soccer (MLS), FC Dallas, ini mulai terlihat stabil. Dalam laga melawan NAC Breda, Paes melakukan tiga penyelamatan krusial yang mengamankan keunggulan tim.
Sebelumnya, keberhasilan menjaga kesucian gawang sudah diraih Paes dalam beberapa laga lain. Ia mencatatkan nirbobol saat menghadapi PEC Zwolle, Sparta Rotterdam, dan Heracles Almelo.
Pencapaian empat kali tanpa kebobolan dalam delapan laga awal ini menjadi indikator positif bagi lini belakang Ajax. Konsistensi ini sekaligus memperpanjang tren positif sang kiper pasca kepindahannya dari Amerika Serikat.
Menjawab Kritik dan Keraguan Publik
Kehadiran Maarten Paes di Amsterdam sempat diiringi keraguan dari sejumlah pihak pada awal masa kedatangannya. Keputusan manajemen Ajax untuk merekrutnya sempat dipertanyakan oleh publik setempat.
Namun, penampilan yang stabil dalam beberapa pertandingan terakhir perlahan mulai mengubah persepsi para penggemar. Ketangguhan Paes di bawah mistar gawang memberikan rasa aman baru bagi pertahanan tim.
Jika mampu mempertahankan standar performa ini, Paes memiliki peluang besar untuk mengunci posisi sebagai penjaga gawang utama secara permanen. Hal ini menjadi modal penting baginya dalam menatap sisa musim kompetisi di Liga Belanda.