Lia Matthaei Bela Marc Klok Terkait Tuduhan Rasialisme Henri Doumbia

Lia Matthaei Bela Marc Klok Terkait Tuduhan Rasialisme Henri Doumbia
Foto: Ilustrasi Lia Matthaei Bela Marc Klok Terkait Tuduhan Rasialisme Henri Doumbia.

Ibu kandung Marc Klok, Lia Matthaei, memberikan pembelaan resmi terhadap putranya yang dituduh melakukan tindakan rasialisme kepada penyerang Bhayangkara FC, Henri Doumbia, pada pertandingan di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Kamis (30/4/2026).

Dilansir dari Bola, insiden yang memicu ketegangan di lorong ruang ganti ini bermula dari kesalahpahaman komunikasi saat kapten Persib Bandung tersebut meminta bola kepada Doumbia untuk melakukan tendangan mula atau kick-off.

Klok dilaporkan mengucapkan kalimat dalam bahasa Inggris untuk meminta bola kembali, namun penyerang asal Pantai Gading tersebut salah menangkap kata yang diucapkan sebagai hinaan fisik. Meskipun Klok mengklaim masalah telah selesai di lapangan, pihak manajemen lawan tetap melayangkan tuduhan terbuka pada Sabtu (2/5/2026).

Lia Matthaei melalui unggahan media sosial pribadinya menegaskan bahwa karakter putranya tidak mencerminkan tuduhan tersebut sejak masa kanak-kanak. Ia menyebut Klok selalu menghormati setiap orang tanpa memandang latar belakang.

"Anak saya tidak menilai berdasarkan penampilan, agama, atau budaya. Dia memperlakukan semua orang secara setara dan dengan hormat," tulis Lia Matthaei, Ibu Marc Klok.

Lia menyatakan bahwa nilai-nilai toleransi tersebut telah tertanam dalam diri sang gelandang Timnas Indonesia itu sejak lama. Ia menambahkan bahwa perbuatan Klok di lapangan selalu didasari pada sikap profesional.

"Dia menunjukkan nilai-nilainya melalui tindakan, bukan hanya melalui ucapan. Dia telah melakukan ini sejak kecil dan akan selalu terus melakukannya," tambah Lia Matthaei, Ibu Marc Klok.

Sebagai sosok yang paling mengenal Klok, Lia menutup pernyataannya dengan menekankan kedekatan emosional mereka sebagai ibu dan anak. Hal ini dilakukan untuk merespons narasi yang berkembang di publik.

"Siapa yang mengenalnya lebih baik ketimbang ibunya sendiri..." ungkap Lia Matthaei, Ibu Marc Klok.

Ketegangan ini bermula saat Persib memperkecil ketertinggalan melalui sundulan Federico Barba, di mana Doumbia dituduh menahan bola untuk menunda permainan. Klok kemudian meminta bola tersebut agar pertandingan dapat segera dilanjutkan.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, Doumbia dikabarkan telah meminta maaf setelah menyadari adanya kesalahan pendengaran antara kata 'back' dan 'black'. Namun, Manajer Bhayangkara Presisi Lampung FC, Sumardji, disebut tetap melontarkan tuduhan rasisme di berbagai area stadion setelah laga berakhir.

Artikel terkait

Rekomendasi