Legenda bulu tangkis Malaysia, Lee Chong Wei, dan Direktur Kepelatihan Ganda Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM), Rexy Mainaky, melayangkan peringatan keras terhadap sejumlah pemain yang melanggar aturan disiplin asrama. Kebijakan ini diberlakukan demi memastikan para atlet mendapatkan istirahat yang cukup sebelum menjalani sesi latihan pagi.
Permasalahan ini mencuat ke publik setelah Lee Chong Wei, yang kini menjabat sebagai Komite Performa BAM, mengaku menerima laporan mengenai banyaknya pemain yang keluar penginapan dan kembali hingga larut malam. Dilansir dari Kompas, tindakan tegas akan diambil bagi pemain yang tidak mengindahkan aturan tersebut.
Lee Chong Wei menegaskan bahwa dirinya telah berkoordinasi dengan pimpinan organisasi terkait perilaku para atlet yang dinilai kurang disiplin tersebut.
"Saya sudah prihatin dengan masalah ini dan saya juga sudah memberitahukan kepada presiden, Tengku Datuk Seri Zafrul Abdul Aziz," ujar Lee Chong Wei.
Berdasarkan aturan organisasi, seluruh pemain yang belum berkeluarga memiliki kewajiban untuk menetap di fasilitas penginapan yang telah disediakan.
"Aturannya adalah semua pemain yang belum menikah wajib tinggal di asrama, kecuali mereka yang sudah menikah," tegas Lee Chong Wei.
Pihak manajemen menyatakan tidak akan ragu untuk membawa persoalan ini ke tingkat yang lebih tinggi jika teguran awal tidak dihiraukan oleh para pemain.
"Masih ada beberapa pemain yang belum mematuhi aturan tersebut dan kami akan mengeluarkan surat peringatan terakhir jika mereka terus menolak. Jika mereka terus melakukannya, kami akan membawa masalah ini ke rapat dewan untuk memutuskan hukumannya," lanjut Lee Chong Wei.
Langkah pendisiplinan ini dianggap krusial untuk menjaga performa atlet, mengingat masa karier seorang pemain profesional sangat terbatas.
"Saya serahkan kepada anggota dewan untuk menentukan tindakan yang tepat terhadap pemain yang menolak tinggal di asrama," imbuh Lee Chong Wei.
Mantan pemain nomor satu dunia tersebut mengingatkan bahwa disiplin adalah elemen kunci kesuksesan yang juga ia jalani selama masih aktif bertanding.
"Apa pun pekerjaan Anda, baik sebagai atlet atau pengusaha, disiplin adalah hal terpenting karena karier Anda singkat. Anda tidak bisa terus bermain sampai usia 50 tahun," tambah Lee Chong Wei.
Senada dengan Lee Chong Wei, Rexy Mainaky juga memberikan respons tegas terhadap polemik ini. Dalam wawancaranya dengan Astro, Rexy menekankan agar para pemain segera mengubah sikap sebelum sanksi lebih berat dijatuhkan.
"Jangan sampai ada peringatan ketiga atau keempat (soal pelanggaran aturan asrama pemain Malaysia)," ujar Rexy Mainaky.
Rexy mempertanyakan keseriusan para atlet dalam mendengarkan instruksi manajemen jika pelanggaran terus berulang di masa mendatang.
"Kalau sampai saya sebut ada peringatan sepuluh kali, itu apa namanya, apakah kita bicara dengan tembok atau manusia?," tambah Rexy Mainaky.