Persib Bandung dipastikan kehilangan bek sayap Layvin Kurzawa dalam dua pertandingan penentu gelar juara BRI Super League 2025/2026 akibat cedera hamstring. Pemain asal Prancis tersebut mendapat cedera saat memperkuat Maung Bandung melawan Persija Jakarta pada Minggu, 10 Mei 2026, di Stadion Segiri, Samarinda.
Dilansir dari Suara, Kurzawa harus menepi saat timnya dijadwalkan menghadapi PSM Makassar pada Minggu (17/5/2026) dan Persijap Jepara pada Sabtu (23/5/2026). Kehilangan ini menjadi pukulan bagi lini pertahanan Persib yang sedang berupaya mengamankan posisi puncak klasemen demi meraih trofi liga.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, memberikan konfirmasi mengenai kondisi kesehatan anak asuhnya tersebut pada Selasa (12/5/2026). Hodak mengindikasikan bahwa durasi pemulihan Kurzawa tidak akan memungkinkan sang bek untuk tampil di sisa musim ini.
"Sayang sekali dia cedera. Saya berharap dia tidak akan absen lama, tetapi untuk dua pertandingan berikutnya. Saya rasa dia tidak akan bisa tampil," kata Bojan Hodak, Pelatih Persib.
Cedera tersebut terjadi pada pekan ke-32 saat Persib menumbangkan Persija dengan skor 2-1, di mana Kurzawa masuk pada menit ke-62 menggantikan Luciano Guaycochea. Namun, mantan pemain PSG itu hanya bertahan 18 menit di lapangan sebelum akhirnya ditarik keluar dan digantikan oleh Dedi Kusnandar pada menit ke-80.
Bojan Hodak mengaku sangat menyayangkan absennya Kurzawa mengingat performa impresif sang pemain dalam beberapa laga terakhir. Salah satu kontribusi signifikannya adalah pemberian assist saat membantu Persib membalikkan keadaan menjadi 4-2 atas Bhayangkara Presisi Lampung FC pada akhir April lalu.
Sejak bergabung pada jendela transfer Januari 2026, Kurzawa tercatat telah tampil dalam sembilan pertandingan bersama Persib. Catatan tersebut meliputi tujuh laga di kompetisi domestik dan dua pertandingan di ajang Liga Champions Dua Asia.
Saat ini, Persib Bandung menduduki posisi teratas klasemen dengan perolehan 75 poin, memiliki keunggulan head-to-head dari Borneo FC yang membayangi di peringkat kedua. Skuad asuhan Hodak wajib menyapu bersih kemenangan di dua partai sisa untuk mengunci gelar juara ketiga mereka secara beruntun.
"Kami memiliki dua pertandingan lagi jadi kami harus berhati-hati. Hasil pertandingan hanya bergantung pada diri kami sendiri, bukan orang lain," tutur Bojan Hodak, Pelatih Persib.