Lamine Yamal Pakai Jersey Sindiran untuk Real Madrid Saat Parade Juara

Lamine Yamal Pakai Jersey Sindiran untuk Real Madrid Saat Parade Juara
Foto: Ilustrasi Lamine Yamal Pakai Jersey Sindiran untuk Real Madrid Saat Parade Juara.

Bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, menarik perhatian publik saat merayakan gelar juara La Liga musim 2025/2026. Pemain berusia 18 tahun tersebut terlihat melontarkan sindiran kepada rival bebuyutan mereka, Real Madrid, dalam prosesi parade juara.

Perayaan tersebut digelar menggunakan bus terbuka yang menyusuri jalanan Catalunya setelah klub berjuluk Blaugrana itu mengunci titel liga musim ini. Kehadiran Yamal dalam pesta juara menjadi momen yang dinantikan oleh para pendukung klub.

Dilansir dari Detik Sport, Yamal tetap ikut serta dalam parade tersebut meskipun sempat menepi di pengujung musim karena masalah cedera hamstring. Cedera itu juga membuatnya absen saat Barcelona membungkam Real Madrid 2-0 pada laga El Clasico yang menentukan gelar.

Sorotan utama tertuju pada pakaian yang dikenakan oleh sang wonderkid saat berada di atas bus parade. Yamal memakai jersey Barcelona yang memuat tulisan khusus berbunyi, "Thank God I'm not a Madridista."

Pesan tersebut secara harfiah bermakna rasa syukur karena dirinya bukan merupakan pendukung Real Madrid. Aksi ekspresif ini memicu perbincangan hangat mengingat tensi tinggi rivalitas antara kedua klub raksasa Spanyol tersebut.

Yamal memang dikenal sebagai sosok yang tidak ragu menunjukkan emosinya dalam menikmati atmosfer rivalitas El Clasico. Meski baru menginjak usia remaja, ia sudah menunjukkan loyalitas yang besar terhadap identitas klub asal Catalan tersebut.

Janji Gelar Liga Champions

Di sela keriuhan parade, Yamal juga menyampaikan pesan emosional sekaligus ambisius bagi masa depan klub. Ia menyatakan tekadnya untuk membawa trofi UEFA Champions League kembali ke markas mereka.

"Luar biasa. Fans selalu bersama kami, di hari-hari penting maupun yang tidak penting. Ini adalah klub dalam hidup kami. Kami akan selalu ada untuk mereka," kata Yamal kepada media klub.

Pemain tim nasional Spanyol ini menekankan pentingnya menghargai setiap kesuksesan yang diraih tim. Menurutnya, meraih gelar juara bukan merupakan perkara mudah, terutama setelah klub melewati periode transisi yang cukup berat beberapa tahun terakhir.

"Kami harus menghargai setiap gelar dan setiap musim saat kami menang karena itu tidak mudah. Kami sudah melewati tahun-tahun yang sangat sulit, tapi sekarang kami sangat menikmati semuanya," ujar Yamal.

Antusiasme luar biasa dari para pendukung yang tetap memadati jalanan meski parade berlangsung pada hari kerja juga membuatnya terkesan. Ia mengaku salut dengan dedikasi para suporter yang menyisihkan waktu di tengah jadwal kerja mereka.

"Anda mungkin berpikir ini hari Senin dan orang-orang di Barcelona harus bekerja, tapi mereka tetap ada di sini bersama kami," tutur Yamal.

Sebagai penutup, Yamal kembali menegaskan komitmennya untuk memenuhi janji membawa pulang trofi kompetisi tertinggi antar-klub Eropa tersebut. Ia merujuk pada nilai-nilai yang ditanamkan oleh keluarganya mengenai pentingnya sebuah komitmen.

"Parade juara Liga Champions? Tentu saja iya. Orang tua saya mengajarkan bahwa seorang pria harus menepati janjinya... dan kami akan membawa Liga Champions kembali ke Barcelona," ujar Yamal.

Artikel terkait

Rekomendasi