Kylian Mbappe Terancam Dijual Madrid Usai Puluhan Juta Fans Teken Petisi

Kylian Mbappe Terancam Dijual Madrid Usai Puluhan Juta Fans Teken Petisi
Foto: Ilustrasi Kylian Mbappe Terancam Dijual Madrid Usai Puluhan Juta Fans Teken Petisi.

Kylian Mbappe kini tengah menjadi sasaran amarah suporter di tengah periode sulit yang dialami Real Madrid. Seperti dilansir dari Detik Sport, muncul sebuah petisi daring yang menuntut agar pemain asal Prancis tersebut segera dilepas oleh manajemen Los Blancos.

Hingga Jumat, 8 Mei 2026, siang WIB, petisi yang diunggah melalui laman mbappeout.com tersebut dilaporkan telah menembus angka 44.340.304 tanda tangan. Gelombang protes ini muncul meski Mbappe sebenarnya memiliki catatan statistik yang tidak buruk secara individu.

Eks bintang PSG tersebut tercatat sudah mengoleksi 85 gol dalam 100 pertandingan bersama Real Madrid sejak mendarat di Santiago Bernabeu pada musim panas 2024. Namun, kehadiran sang penyerang justru dinilai tidak berbanding lurus dengan prestasi tim secara kolektif.

Klub raksasa Spanyol tersebut saat ini berada dalam ancaman nyata untuk mengakhiri musim tanpa gelar utama selama dua tahun berturut-turut. Pada musim 2025/2026, langkah Madrid sudah terhenti di babak perempat final Liga Champions dan babak 16 besar Copa del Rey.

Di kompetisi domestik, armada asuhan Alvaro Arbeloa juga diprediksi akan sulit mengejar ketertinggalan dari Barcelona dalam perburuan gelar juara LaLiga. Kondisi ini diperburuk dengan perilaku Mbappe di luar lapangan yang dianggap tidak profesional oleh para pendukung.

Mbappe memicu kontroversi setelah kedapatan berlibur ke Italia bersama kekasihnya, aktris Ester Esposito. Kepergian tersebut dilakukan saat sang pemain masih dalam masa pemulihan cedera hamstring dan klub sedang berjuang keluar dari tren negatif.

"Sekalipun, pelatih Madrid Alvaro Arbeloa mengaku kepergian pemainnya itu berizin," tulis laporan Detik Sport mengenai status liburan pemain berusia 27 tahun tersebut.

Pemain bernomor punggung 9 itu baru kembali ke Madrid pada Minggu malam, 3 Mei 2026, hanya beberapa saat sebelum laga tandang melawan Espanyol dimulai. Meskipun berpeluang tampil dalam laga El Clasico akhir pekan ini, sikap dingin suporter tetap tidak terbendung.

Ketegangan tidak hanya terjadi antara pemain dan suporter, tetapi juga mulai merembet ke internal ruang ganti El Real. Dalam satu pekan terakhir, atmosfer tim memanas setelah sejumlah insiden perselisihan antar-pemain pecah dalam sesi latihan maupun pertandingan.

Bek Antonio Ruediger dilaporkan terlibat kontak fisik dengan Alvaro Carreras. Situasi paling parah melibatkan Aurelien Tchouameni dan Federico Valverde, di mana perselisihan keduanya mengakibatkan Valverde harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Sejauh ini, manajemen Real Madrid dikabarkan belum memiliki rencana untuk menjual peraih trofi Piala Dunia 2018 tersebut. Kylian Mbappe sendiri masih memiliki komitmen kontrak yang mengikatnya bersama Los Blancos hingga musim panas 2029 mendatang.

Artikel terkait

Rekomendasi