Kondisi internal Real Madrid dilaporkan sedang terpuruk dalam titik terendah menjelang pertandingan krusial El Clasico menghadapi Barcelona. Dilansir dari Bola, suasana di pusat latihan Valdebebas di bawah kepemimpinan pelatih Alvaro Arbeloa digambarkan sangat tidak sehat.
Perpecahan di dalam skuad semakin meruncing dan menjadi kenyataan pahit bagi manajemen klub berjuluk Los Blancos tersebut. Krisis ini mengancam perjalanan mereka di Liga Spanyol musim 2025-2026, terutama jika gagal meraih poin di Spotify Camp Nou pada Minggu mendatang.
Laporan dari Marca menyebutkan sedikitnya enam pemain inti sudah tidak menjalin komunikasi dengan Arbeloa. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran besar di kalangan penggemar setia klub asal ibu kota Spanyol itu.
Ketegangan di internal tim mencapai puncaknya setelah terjadi serangkaian bentrokan fisik antar-pemain dalam waktu yang berdekatan. Bek kiri Alvaro Carreras dilaporkan sempat berselisih dengan pemain senior Antonio Rudiger dalam sebuah kesempatan.
Kericuhan tidak berhenti di situ karena gelandang Aurelien Tchouameni dan Fede Valverde dikabarkan terlibat baku hantam dalam sesi latihan Rabu. Insiden ini dipicu oleh sebuah pelanggaran keras yang menyulut emosi kedua pemain tersebut.
Kylian Mbappe juga dilaporkan sempat melontarkan kata-kata keras kepada salah satu staf pelatih pendukung Arbeloa. Fokus tim tampak sangat terganggu oleh masalah internal menjelang keberangkatan ke markas Barcelona.
Para pemain pilar seperti Mbappe, Rudiger, Tchouameni, dan Valverde yang seharusnya menjadi sosok pemimpin justru terjebak dalam pusaran konflik fisik serta adu mulut. Carreras sendiri sempat memberikan klarifikasi melalui media sosial untuk membela profesionalismenya.
"Dalam beberapa hari terakhir, muncul beberapa sindiran dan komentar tentang saya yang sama sekali tidak benar," kata Carreras dikutip dari Bola.
"Komitmen saya kepada klub ini dan kepada para pelatih yang pernah melatih saya tidak pernah goyah sejak hari pertama, dan akan terus demikian."
"Sejak kepulangan saya, saya selalu bekerja dengan profesionalisme, rasa hormat, dan dedikasi yang tinggi. Saya telah berjuang sangat keras untuk mewujudkan impian saya untuk pulang."
Terkait keributannya dengan Antonio Rudiger, mantan pemain Manchester United tersebut memberikan penjelasan tambahan untuk meredam spekulasi yang berkembang di media massa.
"Mengenai insiden dengan rekan satu tim, itu adalah insiden yang biasanya tidak terjadi, tanpa relevansi, dan sudah diselesaikan. Hubungan saya dengan seluruh tim sangat baik. Hala Madrid!" ujar Carreras.
Perpecahan Antara Pelatih dan Pemain Spanyol
Hubungan yang tegang antara Alvaro Arbeloa dengan sejumlah pemain inti kini bukan lagi menjadi rahasia di lingkungan klub. Beberapa nama seperti kapten tim Dani Carvajal, Raul Asencio, hingga Dani Ceballos disebut sudah tidak sejalan dengan pelatih.
Dani Ceballos bahkan dikabarkan tidak akan diturunkan lagi hingga sisa musim ini berakhir setelah terlibat perselisihan terbuka dengan manajernya. Keputusan Arbeloa meminggirkan Alvaro Carreras karena alasan sikap buruk turut memperkeruh suasana.
Kondisi ruang ganti yang terpecah belah ini dilaporkan sudah sampai ke telinga Presiden Florentino Perez. Sang presiden merasa tidak senang dengan situasi tersebut, yang memperkuat spekulasi mengenai pergantian pelatih pada akhir musim nanti.
Di sisi lain, gelandang serang Arda Gueler sempat merayakan golnya ke gawang Bayern Muenchen pada hasil Liga Champions sebelumnya. Namun, kegembiraan itu tertutup oleh awan mendung krisis internal yang kini melanda kubu Real Madrid.