Sebuah kompetisi unik berlangsung di Shanghai, Tiongkok, di mana puluhan orang berkumpul untuk memperebutkan gelar peserta dengan kualitas tidur terbaik. Acara ini menarik perhatian publik karena menawarkan hadiah uang tunai yang cukup besar bagi mereka yang mampu terlelap dengan nyenyak.
Para peserta yang berhasil menunjukkan kualitas tidur paling unggul berhak membawa pulang hadiah sebesar 3 ribu yuan. Jika dikonversi ke dalam mata uang Indonesia, nilai tersebut mencapai sekitar Rp7.500.000.
Dilansir dari Kompas, lokasi perlombaan dipilih di Taman Hutan Nasional Dongping yang memiliki suasana hening dan rindang. Udara segar di kawasan tersebut sengaja dimanfaatkan untuk memanjakan puluhan peserta agar bisa beristirahat dengan maksimal.
Pengukuran pemenang tidak dilakukan secara sembarangan karena penyelenggara melibatkan tenaga profesional. Para ahli ini bertugas memantau serta mengukur durasi dan kualitas tidur setiap individu guna menentukan siapa yang paling layak menjadi juara.
Kriteria peserta yang diperbolehkan ikut adalah mereka yang berusia antara 18 hingga 50 tahun dengan kondisi tubuh sehat. Disiplin sangat dijaga dalam ajang ini, di mana setiap peserta yang terbangun lebih cepat dari waktu yang ditentukan akan langsung didiskualifikasi secara otomatis.
Selain kategori utama, terdapat pula penghargaan bagi peserta yang mampu tertidur dalam waktu paling singkat. Pemenang untuk kategori tercepat tertidur ini mendapatkan apresiasi berupa uang tunai senilai 2 ribu yuan atau setara dengan Rp5.000.000.
Fenomena ini mengundang minat besar, terutama dari kalangan pekerja di pusat kota Shanghai yang dikenal sangat sibuk. Tekanan kerja yang tinggi dan minimnya waktu istirahat membuat banyak orang merasa stres, sehingga kompetisi ini dipandang sebagai pelarian yang bermanfaat bagi kesehatan mental mereka.