Chanel Klarifikasi Kontroversi Busana Jeans Bhavitha Mandava di MET Gala

Chanel Klarifikasi Kontroversi Busana Jeans Bhavitha Mandava di MET Gala
Foto: Ilustrasi Chanel Klarifikasi Kontroversi Busana Jeans Bhavitha Mandava di MET Gala.

Rumah mode asal Prancis, Chanel, memberikan klarifikasi terkait kontroversi busana menyerupai celana jins yang dikenakan oleh model India, Bhavitha Mandava, dalam ajang MET Gala 2026 pada Senin (4/5/2026). Penjelasan ini dirilis setelah munculnya kritik publik dan tudingan rasisme di media sosial akibat penampilan yang dinilai terlalu kasual.

Dilansir dari Wolipop, pihak Chanel menegaskan bahwa busana yang dikenakan brand ambassador berusia 26 tahun tersebut merupakan bentuk interpretasi adibusana atau haute couture dari momen bersejarah dalam karier sang model. Pakaian tersebut terdiri dari atasan putih, sweater half zip beige, dan celana panjang yang dirancang khusus.

Setiap detail busana tersebut dibuat dengan ketelitian tinggi menggunakan material muslin yang sangat halus dan tipis. Meskipun terlihat seperti denim berwarna biru, celana tersebut sebenarnya mendapatkan efek khusus melalui proses pengerjaan manual yang sangat rumit.

"Butuh 250 jam untuk menciptakan set busana ini," tulis Chanel dalam keterangan resminya yang dikutip dari Hindustan Times pada Rabu (6/6/2026).

Langkah Chanel ini merupakan respons terhadap anggapan netizen yang menilai mereka kurang serius dalam menyiapkan busana untuk Bhavitha. Penampilan Mandava dianggap sangat kontras jika dibandingkan dengan tamu undangan lain yang hadir menggunakan gaun megah sesuai tema 'Fashion is Art'.

Konsep busana ini terinspirasi dari peragaan M├®tiers d'art Chanel di stasiun kereta bawah tanah New York City pada Desember lalu. Acara tersebut merupakan debut direktur artistik Matthieu Blazy dan menjadi momen pertama model asal India dipercaya membuka peragaan busana rumah mode yang telah berdiri selama 116 tahun itu.

Bhavitha Mandava, yang merupakan lulusan New York University, sebelumnya mengungkapkan antusiasmenya terhadap ide busana ini saat berbicara kepada British Vogue sebelum acara berlangsung.

"Saya sempat terdiam saat melihat sketsanya karena fashion show di subway itu adalah salah satu malam yang paling signifikan dalam karier saya," kata Bhavitha Mandava.

Lokasi stasiun kereta bawah tanah memiliki makna personal bagi Bhavitha karena di sanalah ia pertama kali ditemukan oleh agensi model sekitar dua tahun lalu. Ia merasa konsep busana MET Gala kali ini berhasil merangkum perjalanan kariernya menjadi sebuah karya seni yang lebih tinggi.

"Mengubahnya menjadi sesuatu yang direimajinasikan untuk MET Gala terasa seperti membawa memori tersebut, tapi dengan cara yang lebih terelevasi sekaligus menghormati semangat awal dan tema seremoni," kata Bhavitha Mandava.

Artikel terkait

Rekomendasi