PSSI Tentukan Kepastian Venue Laga Persija Jakarta Melawan Persib

PSSI Tentukan Kepastian Venue Laga Persija Jakarta Melawan Persib
Foto: Ilustrasi PSSI Tentukan Kepastian Venue Laga Persija Jakarta Melawan Persib.

Kepastian lokasi pertandingan pekan ke-32 Super League 2025/26 antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung pada 10 Mei mendatang masih menggantung. Pihak manajemen Persija kini tengah menunggu keputusan akhir dari PSSI terkait penggunaan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Rencana penggunaan stadion kebanggaan nasional tersebut terhambat oleh agenda perawatan rumput untuk kepentingan Timnas Indonesia. Dilansir dari Detik Sport, SUGBK diproyeksikan steril demi persiapan agenda FIFA Matchday yang dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang.

Pengelola stadion dikabarkan menerima instruksi untuk mengosongkan jadwal kegiatan di area lapangan utama. Hal ini dilakukan agar kualitas rumput tetap terjaga sebelum skuad Garuda berlaga di stadion tersebut bulan depan.

Ketua Panitia Pelaksana Persija, Tauhid Indrasjarief, mengungkapkan bahwa pihaknya mendadak diundang oleh pengelola GBK pada Kamis siang, 30 April. Dalam pertemuan tersebut, diinformasikan mengenai rencana penggunaan stadion oleh tim nasional.

"Hari Kamis (30 April) siang tuh tiba-tiba kami diundang (pengelola GBK), datang ke GBK, dan mereka bilang bahwa 5 Juni itu timnas akan pakai. Jadi, mereka berharap ada perbaikan rumput," kata Ketua Panitia Pelaksana Persija Tauhid Indrasjarief.

Proses renovasi atau penggantian rumput memerlukan estimasi waktu pengerjaan selama satu bulan penuh. Jika mengacu pada jadwal pertandingan Timnas Indonesia tanggal 5 Juni, maka pengerjaan teknis harus dimulai sejak awal Mei.

"Kalau rumput diganti butuh waktu sebulan. Berarti kalau hitung mundur 5 Juni, jadi 5 Mei rumput akan diangkat, diganti yang baru untuk perawatan untuk keperluan Timnas pada 5 Juni FIFA Matchday," ujar sosok yang akrab disapa Bung Ferry tersebut.

Sebagai langkah lanjutan, pihak pengelola meminta Persija melakukan koordinasi langsung dengan federasi. Saat ini, klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut sangat berharap izin penggunaan stadion tetap diberikan karena koordinasi dengan pihak keamanan sudah dilakukan sebelumnya.

"Kondisi di JIS memang rumput sudah membaik ya. Dilihat dari penampakannya tuh memang sudah membaik. Cuma daya tahan akarnya masih belum sekuat yang kami harapkan. Jadi sebetulnya sesuai dengan permintaan tim, tim juga berharap masih bisa di GBK," tutur Bung Ferry.

Pihak panitia pelaksana mempertimbangkan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai opsi cadangan jika SUGBK resmi tidak dapat digunakan. Namun, kualitas akar rumput di JIS dinilai masih dalam tahap pemulihan sehingga penggunaan SUGBK tetap menjadi prioritas utama tim.

"Saya berharap sih PSSI, harus melihat bahwa klub-klub ini memang semuanya berharap Izinnya lancar, karena kan dari awal kompetisi mereka sudah bilang bahwa mereka sudah koordinasi dengan kepolisian. Dan kepolisian juga sudah oke," tutur Tauhid Indrasjarief.

Artikel terkait

Rekomendasi