Adik mendiang Julia Perez, Nia Anggia, mengonfirmasi bahwa rumah singgah peninggalan kakaknya di Cilangkap, Jakarta Timur, belum dapat beroperasi sejak didirikan. Penjelasan tersebut disampaikan Nia pada Selasa (21/4/2026) mengenai kondisi bangunan yang terbengkalai akibat sejumlah kendala teknis.
Pembangunan fasilitas sosial ini dimulai saat Julia Perez masih menjalani perawatan medis melawan penyakit kanker. Namun, rencana pemanfaatan gedung tersebut terhenti setelah sang artis menghembuskan napas terakhirnya pada 17 Juni 2017, sebagaimana dilansir dari Detik Hot.
"Rumah singgah kan baru dibuat waktu Kak Jupe sedang sakit saat itu," kata Nia Anggia.
Nia menyebutkan bahwa realisasi penggunaan bangunan tersebut menghadapi hambatan serius pada sektor pendanaan dan legalitas. Rumah yang berlokasi di kawasan Pondok Ranggon ini sebenarnya merupakan properti milik sang ibu yang sudah lama tidak dihuni.
"Sampai Kak Jupe meninggal kita belum bisa wujudkan karena dua hal tadi (kendala biaya dan perizinan)," ujar Nia Anggia.
Pihak keluarga menyatakan bahwa struktur bangunan saat ini memerlukan perbaikan menyeluruh sebelum bisa digunakan sesuai fungsi awalnya. Kebutuhan finansial untuk pemugaran menjadi salah satu alasan utama operasional rumah singgah ini tertunda selama bertahun-tahun.
"Iya itu sebenarnya peninggalan rumah Mama karena kosong tidak ditempati bertahun-tahun," ungkap Nia Anggia.
Kerusakan fisik bangunan yang sudah cukup parah menambah beban biaya yang harus disiapkan oleh pihak keluarga. Kondisi interior dan eksterior rumah dinilai sudah tidak layak untuk langsung digunakan tanpa adanya renovasi besar-besaran.
"Sekarang banyak yang rusak, rumahnya butuh biaya besar untuk renovasi," tambah Nia Anggia.
Situasi terkini di lokasi menunjukkan bangunan bercat merah muda itu dalam kondisi kosong dengan pintu gerbang yang tergembok rapat. Meskipun tampak sepi dan tanpa aktivitas penghuni, area luar gedung masih terlihat terawat dengan lampu teras yang menyala serta papan nama identitas rumah singgah yang tetap terpasang.