Kemensos Terapkan Sistem Desil untuk Penyaluran Bansos Mei 2026

Kemensos Terapkan Sistem Desil untuk Penyaluran Bansos Mei 2026
Foto: Ilustrasi Kemensos Terapkan Sistem Desil untuk Penyaluran Bansos Mei 2026.

Kementerian Sosial melakukan pembaruan pada sistem penyaluran bantuan sosial agar lebih tepat sasaran. Langkah ini dilakukan melalui implementasi sistem desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Dilansir dari Bansos, masyarakat kini dapat memantau status kelayakan mereka sebagai calon penerima bantuan cukup dengan menggunakan nomor NIK secara daring. Status desil ini menjadi indikator utama penentuan hak penerimaan bantuan seperti PKH, BPNT, hingga jaminan kesehatan.

Sistem desil merupakan metode pengelompokan tingkat kesejahteraan rumah tangga dalam skala 1 sampai 10. Angka yang lebih kecil menunjukkan kondisi ekonomi yang lebih rendah atau membutuhkan bantuan lebih mendesak.

Pemerintah menetapkan prioritas utama pada kelompok Desil 1 hingga 4 yang dikategorikan sebagai masyarakat miskin dan rentan. Kelompok ini menjadi sasaran utama program bantuan sosial reguler pemerintah.

Sementara itu, masyarakat di kategori Desil 5 masuk dalam kelompok menengah ke bawah yang masih memiliki peluang mendapatkan bantuan tertentu. Namun, bagi kelompok yang berada di Desil 6 hingga 10, umumnya tidak lagi menjadi sasaran penerima bansos karena dianggap berkemampuan ekonomi menengah ke atas.

Melalui kebijakan ini, pemerintah berupaya memastikan bahwa seluruh bentuk bantuan hanya terdistribusi kepada 40 persen masyarakat dengan kondisi ekonomi terbawah.

Metode Pengecekan Desil Secara Online

Proses pengecekan status kesejahteraan kini dirancang lebih sederhana agar masyarakat bisa melakukannya dari rumah. Penyiapan NIK KTP menjadi satu-satunya syarat utama tanpa perlu mendatangi kantor desa.

Akses Melalui Situs Resmi

Masyarakat dapat mengakses laman resmi yang disediakan kementerian untuk memverifikasi data. Sistem saat ini telah disederhanakan sehingga pengguna hanya perlu memasukkan NIK tanpa harus mengisi formulir data diri yang panjang seperti periode sebelumnya.

Penggunaan Aplikasi Cek Bansos

Selain melalui peramban web, pengecekan dapat dilakukan via aplikasi resmi. Langkah pertama adalah mengunduh aplikasi "Cek Bansos" di Play Store atau App Store dan melakukan registrasi akun dengan data diri lengkap.

Setelah berhasil masuk ke sistem, pengguna cukup memilih menu "Cek Bansos" dan menginput nomor NIK. Layar akan langsung menampilkan status desil yang tercatat dalam basis data nasional.

Aplikasi tersebut juga menyediakan ruang transparansi bagi masyarakat. Pengguna diberikan akses untuk mengajukan sanggahan apabila merasa data ekonomi yang ditampilkan tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Mekanisme Pembaruan Data Kesejahteraan

Data desil bersifat dinamis dan dapat mengalami perubahan sesuai dengan perkembangan kondisi ekonomi individu. Masyarakat memiliki beberapa jalur untuk melakukan pemutakhiran data jika terjadi ketidaksesuaian.

Selain fitur usul dan sanggah di aplikasi, pembaruan bisa dilakukan melalui kantor desa, kelurahan, atau dinas sosial setempat. Seluruh data yang masuk akan melewati proses verifikasi dan penghitungan ulang oleh sistem pemerintah sebelum status terbaru diterbitkan.

Pengecekan kategori ini sangat krusial di tahun 2026 untuk memastikan kepastian terdaftar sebagai penerima. Hal ini juga membantu pemerintah dalam meminimalisir risiko bantuan salah sasaran.

Artikel terkait

Rekomendasi