Pengurus Pusat Akademi Seni Beladiri Karate Indonesia (PP ASKI) menyelenggarakan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di kawasan Taman Mini, Jakarta Timur, pada Sabtu, 18 Juli 2026. Kompetisi ini bertujuan menjaring talenta muda berprestasi untuk dipersiapkan menuju ajang Kejuaraan Dunia, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.
Perhelatan tahunan ini diikuti oleh perwakilan dari 23 provinsi yang bersaing di berbagai kategori usia, mulai dari kelas anak-anak, kadet, junior, hingga tingkat senior. ASKI sendiri merupakan perguruan anggota di bawah naungan Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (PB FORKI).
Ketua Umum PP ASKI, Saipullah Nasution, menjelaskan bahwa penyelenggaraan kali ini memiliki makna ganda sebagai perayaan ulang tahun perguruan yang ke-54 sekaligus fondasi peningkatan jenjang karier atlet. Pihaknya berencana menambah kuota delegasi untuk kompetisi internasional mendatang.
"Kami juga berharap kesempatan ini bagi para juri dan hakim menjadi tempat mereka dalam meningkatkan kualitas. Tahun lalu kami mengirim empat atlet. Tahun ini, kami berencana untuk meningkatkan jumlah peserta. Bukan hanya 4 orang, tapi lebih dari 8 orang. Kami akan memilih yang terbaik dari yang terbaik, baik itu dari kelas Kata perorangan maupun Kumite," ujar Saipullah Nasution, Ketua Umum PP ASKI.
Penjaringan melalui Kejurnas tersebut diharapkan mampu mencetak atlet yang memenuhi standar kualifikasi untuk masuk ke dalam Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) yang dikelola oleh induk organisasi karate nasional.
"Tentu kami mempersiapkan atlet, bagaimana rekruitmennya di Pelatnas itu PB FORKI. Mereka melihat dan memantau atlet kami bertanding, mana yang memenuhi persyaratan baik tingkat junior maupun senior. Yang sudah-sudah ada beberapa atlet kami yang dipanggil Pelatnas," kata Saipullah Nasution.
Wakil Sekretaris Jenderal PB FORKI, Salmon Alfred Situmeang, turut menyoroti pentingnya ajang ini dalam struktur pembinaan karateka secara nasional. Fokus utama saat ini tertuju pada persiapan Indonesia menyongsong Kejuaraan Karate Asia (AKF) di Bali yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026.
"Kami berharap ada dua hingga tiga atlet dari ASKI yang bisa terpilih memperkuat tim Indonesia di kejuaraan AKF. Kesempatan ini cukup terbuka melalui sistem pembinaan dan kompetisi yang berjenjang," ujar Salmon Alfred Situmeang, Wakil Sekretaris Jenderal PB FORKI.
Sistem seleksi ketat akan terus diberlakukan bagi seluruh atlet yang berhasil menonjol di berbagai kejuaraan sebelum akhirnya ditetapkan menjadi bagian dari tim nasional yang mewakili negara.
"Atlet-atlet terbaik dari berbagai kejuaraan akan dikumpulkan dan diseleksi kembali. Dari situ akan dipersempit hingga terbentuk tim terbaik untuk mewakili Indonesia," kata Salmon Alfred Situmeang.