Aktris sekaligus politisi India Kangana Ranaut memberikan klarifikasi terkait label negatif sebagai penyihir yang pernah dialamatkan kepadanya. Ranaut mengungkapkan bahwa tudingan keterlibatan dalam praktik ilmu hitam tersebut muncul dari mantan kekasihnya, Adhyayan Suman, dan beberapa pihak lainnya.
Klaim mengenai aktivitas supranatural tersebut dilontarkan saat Ranaut masih merintis karier di industri hiburan. Berdasarkan laporan dari Wolipop, perempuan berusia 39 tahun ini mengenang masa sulit tersebut sebagai bentuk serangan personal yang terencana.
"Mantanku dan beberapa orang lainnya engatakan saya ini penyihir, minum darah, melakukan ilmu hitam di kamar gelap," ujar Kangana Ranaut, Anggota Parlemen India.
Ranaut menjelaskan bahwa intimidasi tersebut terjadi ketika dirinya masih berusia sangat muda, yakni sekitar 26 hingga 27 tahun. Pengalaman pahit itu memicu pergolakan batin mengenai cara dirinya merespons perlakuan buruk dari orang-orang di sekitarnya.
"Terjadi witch-hunting (serangan yang menuduh melakukan ilmu sihir) yang sangat jelas saat itu, dan saya masih sangat muda. Kalau mereka memperlakukan saya seperti itu, kenapa saya harus membuat mereka terlihat baik?" kata Kangana Ranaut.
Meskipun pernah berada di posisi tertekan, Ranaut kini memandang masa lalu tersebut dengan perspektif yang lebih dewasa. Ia meyakini bahwa tindakan yang diambilnya saat itu merupakan upaya terbaik untuk bertahan hidup.
Transformasi karier Ranaut mulai terlihat jelas saat dirinya membintangi film berjudul Queen. Kesuksesan karya tersebut diakui menjadi titik balik krusial yang memberikan kekuatan serta kepercayaan diri untuk menghadapi tekanan publik.
Film tersebut dinilai mendobrak standar industri karena tidak menggunakan formula arus utama, seperti absennya aktor pria besar atau adegan laga. Sejak tahun 2024, Kangana Ranaut telah beralih fokus ke ranah politik dan aktif menyuarakan isu-isu nasionalis sebagai anggota parlemen.