Kalah dari Persib Bandung Persija Jakarta Gagal Juara Super League

Kalah dari Persib Bandung Persija Jakarta Gagal Juara Super League
Foto: Ilustrasi Kalah dari Persib Bandung Persija Jakarta Gagal Juara Super League.

Persija Jakarta dipastikan kehilangan peluang meraih gelar juara Super League 2025-2026 setelah menderita kekalahan 1-2 dari Persib Bandung pada Minggu (10/5/2026) di Stadion Segiri, Samarinda. Dilansir dari Bola, hasil ini membuat selisih poin Macan Kemayoran tidak lagi mampu mengejar posisi puncak klasemen.

Persija sebenarnya sempat unggul lebih dahulu melalui gol Alaaeddine Ajaraie pada menit ke-20. Namun, Persib Bandung berhasil membalikkan keadaan lewat dua gol yang diborong oleh Adam Alis pada menit ke-29 dan ke-37 yang sekaligus mengunci kemenangan bagi tim lawan.

Pelatih Persija, Mauricio Souza, memberikan pembelaan terhadap performa anak asuhnya meski hasil akhir tidak sesuai harapan. Ia menekankan bahwa secara statistik timnya tampil sangat dominan dengan melepaskan 19 tembakan, sementara lawan hanya mencatatkan tujuh peluang sepanjang pertandingan berlangsung.

ÔÇ£Saya pikir di pertandingan ini kami lebih di atas permainan Persib. Jika mengesampingkan hasil, kita bisa lihat bagaimana pertandingan berjalan,ÔÇØ kata Mauricio Souza, Pelatih Persija Jakarta.

Arsitek tim asal Brasil tersebut menegaskan bahwa strategi tim sudah berjalan dengan baik karena kendali permainan berada di tangan pemainnya sejak awal laga. Namun, ia menyayangkan efektivitas serangan yang gagal dikonversi menjadi gol tambahan bagi Persija.

ÔÇ£Kami mencari kemenangan dari menit pertama dan saya analisis apa yang terjadi di dalam pertandingan bagaimana kami merespons, kami mengontrol laga sepanjang waktu,ÔÇØ ujarnya.

Analisis statistik menjadi dasar bagi Souza untuk mengeklaim keunggulan permainan timnya atas Bandung dalam laga krusial tersebut.

ÔÇ£Kami punya 19 kali tembakan ke gawang Bandung, sedangkan mereka hanya tujuh kali,ÔÇØ begitu analisisnya.

Kegagalan membawa pulang poin membuat Persija tertahan di angka 65 poin. Dengan menyisakan dua pertandingan, mereka tidak mungkin mengejar perolehan 75 poin milik Persib, sehingga perebutan gelar kini hanya menyisakan Persib dan Borneo FC Samarinda.

ÔÇ£Jadi tentu kami tidak puas dengan hasil ini, angka-angka ini (statistik) bisa memperlihatkan hasil kinerja kami di pertandingan. Sayangnya kami tidak bisa menang,ÔÇØ sesal Mauricio.

Kesalahan individu pada lini pertahanan dianggap menjadi penyebab dua gol Adam Alis bersarang ke gawang Persija. Meskipun demikian, Souza menolak untuk memberikan rapor merah kepada skuatnya karena merasa standar permainan yang ditunjukkan sudah cukup tinggi.

ÔÇ£Sekali lagi, ada momen yang tidak boleh kami melakukan kesalahan. Tapi saya tidak akan keluar dari sini dan bilang tim saya bermain buruk, tidak sama sekali,ÔÇØ ujarnya.

Penegasan kembali diberikan sang pelatih mengenai kualitas permainan Persija yang menurut pandangannya berada jauh di atas performa tim lawan.

ÔÇ£Tim kami jauh lebih baik dari lawan, jauh sekali lebih baik menurut pendapat saya,ÔÇØ tutur Mauricio Souza.

Artikel terkait

Rekomendasi