Dunia hiburan Indonesia berduka setelah sutradara Nayato Fio Nuala dan mantan gitaris Stinky, Ndhank Surahman Hartono, dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu, 18 April 2026. Kabar kepergian kedua tokoh seni tersebut dikonfirmasi melalui unggahan kerabat dan organisasi profesi terkait.
Dilansir dari Detikcom, presenter Raffi Ahmad membagikan informasi mengenai wafatnya Nayato Fio Nuala yang disemayamkan di Rumah Duka Boen Tek Bio, Tangerang. Raffi menyebut sutradara tersebut sebagai sosok yang membuka jalan kariernya sejak usia dini.
"Rest in peace. Nayato Fio Nuala. Meninggal dunia Sabtu, 18 April 2026. Rumah duka Boen Tek Bio Karawaci Ilir," tulis Raffi Ahmad melalui akun Instagram resminya.
Suami Nagita Slavina ini mengungkapkan bahwa Nayato adalah orang pertama yang mempercayainya untuk terjun ke seni peran saat masih remaja. Raffi merasa sangat kehilangan atas kepergian mentornya tersebut.
"Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Nayato Fio Nuala. Salah satu orang yang sangat berjasa dalam perjalanan hidup saya. Beliau adalah sosok sutradara yang pertama kali mengajak saya masuk ke dunia entertainment/sinetron/film saat saya masih berusia 13 tahun. Pertama kali saya shooting, pertama kali saya belajar, semua bersama beliau," ujar Raffi Ahmad.
Pada hari yang sama, musisi Ndhank Surahman Hartono mengembuskan napas terakhir di sebuah rumah sakit di Manado setelah sempat menjalani perawatan medis dalam kondisi koma. Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI) menyampaikan pernyataan resmi mengenai wafatnya pencipta lagu tersebut.
"Kami segenap keluarga besar AKSI (Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia) mengucapkan turut berduka cita atas berpulangnya Ndhank Surahman Hartono," tulis pernyataan tersebut.
Lembaga tersebut turut memanjatkan doa bagi mendiang dan memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberikan kekuatan dalam menghadapi masa sulit ini.
"Semoga Tuhan Yang Maha Esa melapangkan jalannya, mengampuni segala dosa, dan memberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Doa terbaik kami untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga tetap kuat dan ikhlas," lanjut pernyataan AKSI.
Di sisi lain, ibunda mendiang Julia Perez, Sri Wulansih, melakukan pertemuan dengan tim Raffi Ahmad di Cibubur pada Jumat, 17 April 2026, terkait rencana penjualan apartemen peninggalan anaknya. Sri menyatakan apresiasinya atas kecepatan tim dalam menanggapi permohonan bantuan tersebut.
"Alhamdulillah, pertemuan kemarin sama timnya Raffi Ahmad itu responsnya baik, cepat. Mama juga nggak nyangka kalau Raffi kirim timnya secepat itu. Terima kasih banyak," ujar Sri Wulansih.
Sementara itu, keluarga Vidi Aldiano menggelar peringatan 40 hari wafatnya sang penyanyi di Masjid Nurul Hidayah, Tanah Kusir, pada Sabtu, 18 April 2026 malam. Ibunda Vidi, Besbarini, menjelaskan bahwa menantunya, Sheila Dara, menunjukkan ketegaran dalam menghadapi situasi duka ini.
"Alhamdulillah Sheila sudah siap untuk menerima kondisi ini. Karena memang dari awal Sheila sudah tahu kondisinya. Dan Alhamdulillah Sheila selalu tegar. Sangat bersyukur punya menantu yang sangat luar biasa sekali, tante ngerasa dia luar biasa mendampingi Vidi," ujar Besbarini.