Julio Cesar Minta Skuad Persib Bandung Jaga Fokus Jelang Lawan Persijap

Julio Cesar Minta Skuad Persib Bandung Jaga Fokus Jelang Lawan Persijap
Foto: Ilustrasi Julio Cesar Minta Skuad Persib Bandung Jaga Fokus Jelang Lawan Persijap.

Pemain bertahan Persib Bandung Julio Cesar meminta rekan-rekannya untuk menjaga fokus menjelang laga penutup musim melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, pada Sabtu (23/5) pukul 16.00 WIB, seperti dilansir dari Media Indonesia.

Klub berjuluk Maung Bandung tersebut saat ini menempati peringkat pertama klasemen sementara dengan koleksi 78 poin dari 33 pertandingan. Persib hanya membutuhkan satu poin tambahan demi mengunci gelar juara musim ini sekaligus meraih trofi ketiga kalinya secara beruntun.

Laga penentu ini diprediksi tidak mudah mengingat Persijap Jepara merupakan salah satu dari tiga tim yang sukses menumbangkan Persib pada musim ini. Pada pertemuan pertama Agustus tahun lalu di Stadion Gelora Bumi Kartini, Persib takluk dari Persijap dengan skor akhir 1-2.

"Saya tahu semua Bobotoh sekarang ingin menjadi juara, tapi kami harus fokus pada pertandingan. Kami harus melewati pertandingan ini. Kami harus konsentrasi sekarang untuk memenangkan pertandingan," kata bek asal Brasil itu, dikutip dari laman resmi Persib, Rabu (20/5).

Pemain lini belakang berusia 31 tahun tersebut menegaskan pentingnya kewaspadaan karena rekam jejak pertemuan sebelumnya. Motivasi tinggi diusung oleh skuad Maung Bandung untuk membalas kekalahan mereka di markas lawan pada putaran pertama lalu.

"Sekarang ini adalah pertandingan terakhir. Kami kalah di sana (Jepara) dan kami harus menang di rumah kita sendiri," kata Julio.

Selain fokus ke depan, Julio mengenang momen krusial saat dirinya mencetak gol larut ke gawang PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare. Kemenangan 2-1 pada laga tersebut mempermudah langkah Persib karena pesaing terdekat mereka, Borneo FC, ditahan imbang 0-0 oleh Persijap.

"Perasaannya luar biasa di menit-menit terakhir, ketika saya mencetak gol bersama rekan-rekan. Ini momen yang bagus bagi kami. Semuanya tentu menangis saat menit terakhir. Saya tentu saja akan mengingat momen ini sepanjang hidup saya," kata Julio.

Suasana emosional tim sebelum pertandingan tersebut ternyata tidak lepas dari peran kapten tim, Marc Klok. Sebelum laga dimulai, Klok memberikan pidato motivasi yang membakar semangat seluruh pemain untuk mendedikasikan pertandingan kepada pelatih Bojan Hodak.

Bojan Hodak terpaksa absen mendampingi tim akibat hukuman akumulasi kartu kuning. Pelatih tersebut juga harus bertolak menuju Kroasia untuk menghadiri upacara pemakaman ibunya.

"Sebelum memasuki pertandingan, Marc memberikan kata-kata yang hebat. Semua orang seperti terbakar (bersemangat). Kami berbicara tentang Bojan juga yang tidak bersama kami. Kami bermain untuk dia. Semua orang memasuki pertandingan untuk memberikan seratus persen (penampilan)," ungkap Julio.

Artikel terkait

Rekomendasi