Jonatan Christie Kalah dari Christo Popov di Piala Thomas 2026

Jonatan Christie Kalah dari Christo Popov di Piala Thomas 2026
Foto: Ilustrasi Jonatan Christie Kalah dari Christo Popov di Piala Thomas 2026.

Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie gagal menyumbangkan poin pertama bagi tim Merah Putih saat menghadapi Perancis dalam laga penentuan kelolosan fase gugur Piala Thomas 2026 di Forum Horsens, Denmark, Selasa (28/4/2026). Jonatan dipaksa menyerah dua gim langsung oleh wakil Perancis, Christo Popov.

Kekalahan Jonatan Christie ini dilaporkan oleh Kompas setelah sang atlet bermain ketat di awal gim pertama dengan skor imbang 4-4. Meski sempat memimpin 9-6 karena permainan yang relatif bersih, performa Jonatan menurun setelah pukulannya sering menyangkut di net hingga tertinggal 10-11 pada interval pertama.

Laju perolehan skor terus berlangsung sengit setelah interval dengan kedua pemain saling berbalas poin mulai dari angka 16-16 hingga mencapai posisi 19-19. Christo Popov akhirnya berhasil mengamankan gim pertama dengan skor 21-19 setelah mencapai game point terlebih dahulu di tengah tekanan smes lurus Jonatan.

Memasuki gim kedua, kendali permainan sepenuhnya beralih ke tangan Popov seiring menurunnya kontrol bola dari Jonatan Christie. Kesalahan pengamatan bola dan pukulan yang keluar arena membuat Jonatan tertinggal jauh 3-10 sebelum akhirnya Popov menutup interval gim kedua dengan skor telak 4-11.

Upaya Jonatan untuk mengejar ketertinggalan melalui peningkatan agresivitas serangan sempat membuahkan hasil hingga skor menipis 8-12. Namun, Christo Popov merespons dengan serangan yang lebih cepat dan terukur untuk menjauhkan selisih poin menjadi 9-15 dan terus memimpin hingga angka 18-12.

Harapan Indonesia untuk mencuri poin di partai pertama sirna setelah Popov mencapai angka 20 dan Jonatan hanya mampu menambah dua poin tambahan. Hasil ini menjadi kekalahan beruntun bagi Jonatan Christie setelah sebelumnya juga ditundukkan oleh wakil Thailand, Kunlavut Vitidsarn.

Pasca kekalahan di partai pembuka ini, perjuangan Indonesia akan dilanjutkan oleh Alwi Farhan yang dijadwalkan turun pada partai kedua. Alwi Farhan akan menghadapi rival seangkatannya dari Perancis, Alex Lanier, dalam upaya menyamakan kedudukan.

Artikel terkait

Rekomendasi