Persiapan matang mulai dilakukan Timnas Indonesia dalam menyambut turnamen bergengsi Asia Tenggara. Pelatih John Herdman secara resmi memanggil 23 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan atau TC di Jakarta pada akhir Mei 2026.
Agenda yang dijadwalkan berlangsung pada 26 hingga 30 Mei 2026 ini bertujuan untuk melakukan regenerasi tim. Selain itu, TC tersebut menjadi ajang seleksi akhir guna menentukan komposisi skuad utama Garuda di Piala AFF 2026 mendatang.
Dikutip dari Suara, John Herdman mengambil langkah berani dengan menyertakan empat pemain debutan yang belum memiliki pengalaman di level senior. Keputusan ini diambil untuk mempercepat proses pembaruan kekuatan tim nasional.
Kehadiran para pemain baru ini dianggap sebagai angin segar, terutama bagi talenta di liga domestik yang tampil konsisten. Fokus utama dari pemanggilan ini adalah menguji kesiapan mental para debutan dalam atmosfer persaingan level tertinggi.
Empat pemain yang menarik perhatian publik adalah Alfharezzi Buffon, Rizky Eka Pratama, Eksel Runtukahu, dan Fajar Fathur Rahman. Keempatnya diketahui belum pernah mencatatkan menit bermain bersama tim nasional senior.
Alfharezzi Buffon sebenarnya sudah cukup dikenal di level kelompok umur. Ia tercatat mengantongi 15 penampilan bersama tim U-20 dan telah memperkuat tim U-23 sebanyak 5 kali.
Kondisi berbeda dialami oleh Rizky Eka Pratama dan Eksel Runtukahu yang datang dengan status debutan murni. Keduanya tidak memiliki riwayat bertanding, baik di tim nasional kelompok umur maupun level senior.
Fajar Fathur Rahman juga mendapatkan kepercayaan masuk radar tim pelatih. Meski jam terbang internasionalnya masih sangat minim, potensi teknis Fajar dinilai layak untuk diuji pada tantangan yang lebih berat.
Kombinasi Pemain Senior dan Ambisi Debutan
Pemusatan latihan singkat di ibu kota akan menjadi panggung pembuktian bagi para pemain tersebut. Jika mampu memberikan impresi positif, peluang mereka untuk menembus skuad utama Piala AFF 2026 terbuka lebar.
Herdman berupaya menciptakan kompetisi yang sehat di setiap posisi antara pemain lama dan pendatang baru. Adaptasi cepat terhadap filosofi permainan menjadi syarat yang tidak bisa ditawar bagi setiap individu.
Meskipun menguji tenaga baru, Herdman tetap mengandalkan sejumlah pilar lama untuk menjaga stabilitas mental tim. Sinergi antara kematangan pemain senior dan ambisi pemain muda diharapkan melahirkan harmonisasi taktik yang solid.
Staf pelatih akan melakukan evaluasi mendalam terhadap performa setiap individu selama masa persiapan di Jakarta. Setiap sesi latihan akan menjadi parameter utama dalam menentukan kelayakan pemain untuk terus berseragam Merah Putih.