Bek Sassuolo Jay Idzes terancam absen dalam pertandingan tandang melawan Torino pada Sabtu, 9 Mei 2026, setelah mengalami cedera tumit yang cukup serius. Dilansir dari Suara, kondisi kapten Timnas Indonesia tersebut dilaporkan lebih buruk dari perkiraan awal staf medis klub berjuluk Neroverdi itu.
Masalah fisik ini dialami Idzes saat memperkuat timnya meraih kemenangan 2-0 atas AC Milan beberapa waktu lalu. Pemain berusia 25 tahun itu harus ditarik keluar lapangan pada menit ke-40 karena salah mendarat setelah melakukan duel udara di area pertahanan.
Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, menyatakan kecemasannya terhadap ketersediaan sang bek menjelang laga krusial di akhir musim ini. Grosso membandingkan situasi Idzes dengan kondisi penyerang andalannya, Domenico Berardi, yang juga tengah berjuang dengan masalah kebugaran serupa.
"Kami mengambil waktu lebih lama karena masih ada beberapa hal yang belum pasti," ucap Grosso seperti dikutip dari Tuttomercatoweb.
Penundaan keputusan terkait susunan pemain dilakukan tim pelatih guna mengevaluasi kesiapan fisik seluruh skuad di tengah jadwal kompetisi yang sangat padat. Grosso menegaskan perlunya ketelitian dalam menentukan siapa pemain yang paling siap untuk diturunkan dalam pertandingan mendatang.
"Ketika jadwal pertandingan begitu padat, lebih lebih baik kami mengambil waktu untuk menilai siapa yang kondisinya lebih baik dan siapa yang lebih buruk," kata Grosso.
Hingga saat ini, kondisi kebugaran Idzes dinilai belum menunjukkan perkembangan yang signifikan jika dibandingkan dengan rekan setimnya. Sassuolo berencana melakukan evaluasi akhir sesaat sebelum tim berangkat menuju markas Torino guna memastikan ketersediaan pemain yang tersisa.
"Kondisi Jay sedikit lebih buruk daripada Domenico. Hari ini kami melakukan sesi latihan terakhir, tetapi besok kami akan memutuskan cara terbaik untuk memanfaatkan pemain yang tersedia," pungkas Grosso.
Kehilangan Idzes menjadi tantangan besar bagi lini belakang Sassuolo mengingat kontribusi masif sang bek yang telah tampil sebanyak 34 kali sebagai starter musim ini. Perannya sangat dibutuhkan klub untuk mengejar ambisi finis di posisi delapan besar klasemen akhir Liga Italia.