Pendiri The Jakmania, Ferry Indrasjarief, memberikan jaminan keamanan bagi perwakilan suporter Persib Bandung yang berencana hadir dalam laga tandang melawan Persija Jakarta pada Minggu (10/5/2026). Pertandingan lanjutan Super League 2025/2026 tersebut direncanakan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, dengan pengawasan ketat terkait aturan kehadiran penonton.
Kepastian mengenai perlindungan bagi pendukung tamu ini dilansir dari Suara sebagai bentuk upaya menjaga kondusivitas rivalitas antar kedua kelompok suporter besar di Indonesia. Meski regulasi liga secara resmi masih melarang kehadiran suporter tim tamu di stadion, perwakilan dalam jumlah kecil tetap menjadi pertimbangan khusus demi diplomasi antar suporter.
Ferry Indrasjarief menegaskan bahwa pihaknya menyambut terbuka kedatangan perwakilan pendukung tim berjuluk Maung Bandung tersebut sebagai aksi balasan atas perlakuan baik yang diterimanya di Jawa Barat sebelumnya.
ÔÇ£Kalau satu-dua orang sebagai perwakilan, saya rasa tidak ada masalah,ÔÇØ ujar Ferry.
Penegasan tersebut didasari pada keinginan untuk menjaga hubungan baik yang mulai terbangun. Namun, Ferry mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum terjalin koordinasi formal dengan pihak suporter Persib mengenai teknis kedatangan mereka ke Jakarta.
ÔÇ£Belum ada komunikasi. Kemarin sempat ngobrol, tapi mereka justru membahas rencana ke Lampung,ÔÇØ kata Ferry.
Terkait mekanisme di lapangan, Ferry menekankan bahwa seluruh pihak harus tetap tunduk pada aturan kompetisi yang membatasi mobilisasi massa suporter tamu. Jika nantinya terdapat perwakilan yang tetap hadir, langkah pengamanan khusus akan disiapkan guna menghindari potensi gesekan di area stadion.
Pria yang akrab disapa Bung Ferry ini juga menceritakan pengalamannya saat melakukan kunjungan mandiri ke Bandung untuk menyaksikan laga Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada putaran pertama.
ÔÇ£Waktu itu inisiatif saya sendiri. Saya datang tanpa kepastian bisa masuk atau tidak, tetapi ternyata sambutannya sangat positif,ÔÇØ ungkap Ferry.
Ia menceritakan bahwa dalam kunjungan tersebut, dirinya mendapatkan tawaran untuk bergabung bersama kelompok suporter tuan rumah. Melalui koordinasi dengan panitia pelaksana setempat, Ferry akhirnya ditempatkan di area tribun yang lebih netral.
Ferry pun menambahkan keterangan mengenai detail koordinasinya saat berada di markas lawan tersebut.
ÔÇ£Waktu itu saya ditawari untuk menonton bareng teman-teman Viking, tapi setelah komunikasi dengan pengurus Jakmania dan Panpel sana, akhirnya saya nonton di tribun barat,ÔÇØ kata Ferry.
Hingga saat ini, manajemen kedua klub dan panitia pelaksana pertandingan masih mematangkan persiapan teknis terkait lokasi final pertandingan dan prosedur keamanan di Stadion Utama Gelora Bung Karno.