Penyerang Liverpool asal Prancis, Hugo Ekitike, dipastikan absen membela negaranya pada ajang Piala Dunia 2026 setelah mengalami cedera robekan tendon achilles serius pada laga Liga Champions di Stadion Anfield yang berlangsung April 2026 ini.
Klub mengonfirmasi bahwa sang striker menderita cedera tersebut akibat terpeleset saat bertanding melawan Paris Saint-Germain, yang berujung pada akhir musim prematur bagi pemain tersebut di level klub maupun internasional, sebagaimana dilansir dari Detik Health.
Masalah medis ini tergolong berat karena melibatkan tali berserat kuat yang menghubungkan otot betis dengan tulang tumit, yang jika meregang secara berlebihan dapat menyebabkan ruptur total maupun sebagian. Gejala yang dialami biasanya meliputi sensasi tendangan di betis hingga kesulitan berdiri dengan ujung kaki.
Dokter bedah ortopedi dari University of Pennsylvania, Kathryn O'Connor, menjelaskan bahwa proses pemulihan bagi atlet profesional untuk cedera jenis ini memakan waktu yang sangat signifikan akibat faktor adaptasi otot.
"Tetapi tentu saja pemulihannya bisa sangat lama, hampir sampai satu tahun untuk kembali ke olahraga profesional. Dan ada beberapa orang yang tidak pernah kembali berolahraga," kata O'Connor, dokter bedah ortopedi.
Masa pemulihan standar mencakup fase berjalan kembali dalam tiga bulan dan mulai berlari pada bulan keenam, sementara aktivitas intensitas tinggi membutuhkan waktu lebih lama.
"Kemudian gerakan-gerakan eksplosif seperti melompat, berputar, dan mendarat, hal-hal tersebut membutuhkan waktu tambahan yang membuat orang membutuhkan waktu pemulihan hingga sembilan hingga 12 bulan untuk kembali ke olahraga tingkat tinggi," kata O'Connor, dokter bedah ortopedi.
Kondisi ini membuat Ekitike harus melewatkan turnamen sepak bola terbesar di dunia yang dijadwalkan akan dimulai dalam waktu dua bulan ke depan.