Pemilihan warna cat untuk interior rumah memiliki pengaruh besar terhadap suasana hati, psikologi, hingga aliran energi di dalam hunian. Dalam ilmu Fengshui, warna merepresentasikan elemen alam yang memengaruhi keseimbangan energi atau Chi.
Kesalahan dalam menentukan warna dinding dipercaya dapat menghambat aliran rezeki, merusak keharmonisan keluarga, hingga mendatangkan energi negatif yang disebut Sha Chi. Seperti dilansir dari Suara, terdapat enam warna cat tembok yang sebaiknya dihindari pemilik rumah.
Warna hitam sering diaplikasikan untuk menciptakan kesan modern dan estetik pada desain industrial. Namun, Fengshui tidak menyarankan warna ini mendominasi ruangan karena dapat memicu suasana suram, dingin, cemas, hingga depresi.
Penggunaan warna hitam pekat yang terlalu dominan pada ruangan utama membuat aliran energi di dalam rumah menjadi stagnan dan berat. Pemilik rumah disarankan menggunakan warna ini hanya sebagai aksen kecil atau pada furnitur saja.
2. Merah Menyala
Meskipun merah identik dengan keberuntungan, mengaplikasikan warna merah menyala pada tembok luar atau dalam rumah membawa dampak yang berbeda. Warna ini mewakili elemen api yang sangat kuat.
Dominasi merah menyala dikhawatirkan memicu luapan emosi, stres, dan membuat penghuni rumah menjadi lebih agresif. Jika digunakan pada kamar tidur, warna ini dipercaya dapat merusak kualitas tidur serta memicu pertengkaran pasangan.
3. Hijau Tua
Warna hijau pada dasarnya melambangkan pertumbuhan, kesehatan, dan elemen kayu. Kendati demikian, warna hijau yang terlalu tua, gelap, dan kusam justru memberikan dampak sebaliknya bagi penghuni rumah.
Aplikasi hijau tua yang pekat dapat memunculkan ilusi ruangan yang sempit sekaligus menguras energi positif. Pemilik rumah disarankan memilih turunan warna hijau yang lebih muda, seperti sage green, hijau mint, atau olive.
4. Biru Tua
Sama seperti hitam, biru tua merupakan representasi dari elemen air yang masif. Dalam prinsip Fengshui, air yang terlalu dalam melambangkan ketidakpastian dan emosi yang tenggelam.
Secara psikologis, dinding biru tua memicu perasaan melankolis serta kesepian. Aliran energi rezeki juga dipercaya menjadi tidak stabil jika elemen air terlalu mendominasi ruang keluarga atau ruang kerja.
5. Kuning Terang atau Neon
Kuning melambangkan optimisme karena merepresentasikan elemen tanah dan matahari. Namun, jenis kuning yang terlalu terang, mencolok, atau bernuansa neon harus dihindari untuk permukaan tembok yang luas.
Menurut Fengshui, warna kuning menyala menciptakan ketidakseimbangan energi yang membuat penghuni rumah merasa tidak tenang. Sebagai alternatif, pilih warna kuning lembut seperti kuning mentega, mustard, beige, atau krem.
6. Ungu Tua
Warna ungu sering dikaitkan dengan kemewahan dan spiritualitas yang tinggi. Meski demikian, memulas dinding rumah dengan warna ungu tua atau ungu terong yang pekat sangat tidak direkomendasikan karena energinya terlalu intens.
Suasana rumah akan terasa sangat formal dan kaku akibat paparan warna ini. Pemilik rumah yang ingin menciptakan kedamaian disarankan memprioritaskan gradasi yang lebih lembut seperti lavender, lilac, putih pualam, atau abu-abu muda.