Grohe Spa menghadirkan instalasi inovatif bertajuk Aqua Sanctuary dalam perhelatan Milan Design Week di Piccolo Teatro Studio Melato, Milan. Pameran ini dilansir dari Suara bertujuan mengubah persepsi kamar mandi menjadi ruang multisensori yang mendalam.
Ruang yang biasanya menjadi panggung dialog teater kini dialihfungsikan menjadi sebuah tempat sunyi yang menitikberatkan pada elemen air. Transformasi besar ini diselesaikan oleh tim desain dalam kurun waktu hanya 72 jam saja.
Air diposisikan sebagai tokoh utama yang menyampaikan narasi mengenai kesejahteraan melalui setiap tetesan, aliran, dan pantulan cahaya. Konsep ini membawa pengunjung masuk ke dalam suasana yang menenangkan sekaligus bersifat sangat personal.
Pendekatan desain ini menggeser fungsi kamar mandi yang semula hanya ruang fungsional menjadi area intim untuk pemulihan emosional. Keseimbangan antara tubuh dan pikiran menjadi fokus utama dalam perjalanan arsitektur yang dihadirkan bagi para pengunjung.
Instalasi ini dirancang menyerupai perjalanan emosional sebuah pertunjukan teater yang menyentuh perasaan secara mendalam. Setiap sudut ruang memanfaatkan material daur ulang yang berkelanjutan guna mendukung pengalaman relaksasi yang bersifat restoratif.
"Kami membayangkan ruang yang menghadirkan momen istimewa dan transenden melalui ekspresi kekuatan restoratif air. Dirancang untuk menghidupkan filosofi ÔÇÿKesejahteraan melalui AirÔÇÖ, Grohe Spa Aqua Sanctuary menghadirkan perpaduan yang mendalam antara arsitektur dan air," ujar Paul Flowers, Chief Design and Brand Identity Officer & Executive Vice President, Lixil.
Struktur pameran terbagi menjadi tiga babak utama yang masing-masing menawarkan atmosfer berbeda. Pada babak pertama, yakni Sanctum I, pengunjung akan menjumpai dunia organik yang memadukan teknologi canggih dengan estetika alamiah.
Inovasi Teknologi dan Kolaborasi Desain
Salah satu fitur unggulan di bagian awal adalah Grohe Spa AquaTree yang dibuat menggunakan teknologi cetak 3D. Bentuknya yang seolah tumbuh secara alami menciptakan aliran air fungsional yang memberikan pengalaman visual serta audio yang imersif.
Memasuki babak kedua atau Sanctum II, harmoni ruang terasa lebih terstruktur melalui komposisi material yang matang. Dialog antara elemen cahaya, air, dan material bangunan menciptakan keselarasan yang memperkuat karakter dari instalasi tersebut.
Kolaborasi khusus dengan Buster + Punch menambah karakter kuat pada area ini melalui perpaduan logam dan sistem pencahayaan khusus. Puncak dari babak ini melibatkan stimulasi multisensori berupa uap, kabut, hingga aroma terapi yang menenangkan.
Perjalanan berakhir di Sanctum III yang menjadi titik klimaks dari seluruh ritual perawatan diri. Ruang ini merangkum tiga tahap esensial bagi pengunjung, yakni proses persiapan, fase relaksasi, hingga momen peremajaan energi tubuh.
Penggunaan perangkat seperti Grohe Spa Allure Gravity dan Rainshower Aqua Tiles diintegrasikan sebagai bagian dari ritual tersebut. Elemen-elemen ini bukan sekadar perangkat teknis, melainkan komponen yang menyatu untuk membantu melepaskan ketegangan pikiran.