Tren perawatan kecantikan saat ini mulai beralih ke arah yang lebih cerdas dan berkelanjutan melalui metode estetika regeneratif non-bedah. Pendekatan ini semakin diminati masyarakat karena mampu memberikan hasil natural tanpa perlu melalui prosedur invasif.
Metode tersebut berfokus pada perbaikan kualitas kulit dari lapisan dalam dengan mengaktifkan kembali fungsi biologis sel. Dilansir dari Suara, tujuan utamanya adalah agar kulit tetap sehat, kencang, dan bercahaya secara alami seiring bertambahnya usia.
Berbeda dengan teknik konvensional yang mengandalkan hasil instan, estetika regeneratif bekerja dengan memicu produksi kolagen secara mandiri. Kolagen merupakan komponen vital untuk elastisitas kulit yang jumlahnya cenderung menurun secara alami karena faktor usia.
Pengusaha Fredi Setyawan menghadirkan FS Regenera di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) BSD sebagai representasi perkembangan teknologi ini di Indonesia. Klinik tersebut mengintegrasikan keahlian medis dari Jerman, Korea Selatan, dan Singapura dalam satu ekosistem layanan berbasis sains.
Fredi Setyawan menegaskan bahwa kehadiran layanan ini merupakan jawaban atas kebutuhan nyata masyarakat modern terhadap aspek longevity. Fasilitas ini mengombinasikan perawatan regeneratif dengan kepemimpinan medis global untuk memenuhi standar internasional di dalam negeri.
"FS Regenera dibangun di titik pertemuan antara kebutuhan akan longevity, perawatan regeneratif, dan kepemimpinan medis global. Kami ingin membawa standar perawatan internasional yang selama ini dicari ke luar negeri, kini hadir di Indonesia," ujar Fredi Setyawan.
Kolaborasi Tenaga Ahli Internasional
Model layanan yang dikembangkan mencakup diagnostik komprehensif, program personal, hingga estetika lanjutan. Fasilitas pendukungnya mencakup laboratorium terapi stem cells serta ruang perawatan estetika modern yang telah memenuhi standar global.
FS Regenera menggandeng Fred Fändrich sebagai Scientific Advisor guna memastikan setiap terapi dijalankan berdasarkan bukti ilmiah. Sementara itu, teknik presisi dalam peremajaan kulit dan stimulasi kolagen diperkuat melalui kolaborasi dengan Kwon Han Jin.
Kerja sama ini juga melibatkan VLif Plastic Surgery untuk fokus pada peremajaan struktural. Selain itu, dukungan keahlian bedah dari Matthew Yeo hadir untuk menjamin standar kualitas dalam seluruh spektrum layanan yang ditawarkan klinik tersebut.
Kehadiran fasilitas berstandar dunia di Indonesia diharapkan dapat menekan fenomena medical tourism ke luar negeri. Masyarakat kini bisa mendapatkan akses layanan kesehatan dan estetika premium tanpa harus melakukan perjalanan jauh ke negara lain.
Pengalaman perawatan juga dirancang eksklusif melalui penyediaan layanan VIP, concierge, serta standar privasi internasional. Visi ini menunjukkan bahwa estetika modern kini lebih menitikberatkan pada hasil yang personal, kenyamanan, dan kesehatan jangka panjang.