Pembalap tim pabrikan Ducati Francesco Bagnaia menyatakan sikap pesimistis dalam menatap seri MotoGP Prancis 2026. Pecco menilai target meraih kemenangan saat ini tidak realistis bagi dirinya mengingat kendala teknis yang masih menghambat performa motor Desmosedici miliknya di lintasan.
Performa juara dunia dua kali tersebut sedang berada dalam tren negatif setelah gagal memenangkan balapan grand prix sejak kemenangan terakhirnya di Jepang tahun lalu. Sebagaimana dilansir dari Detik Sport, Bagnaia tercatat mengalami tujuh kali gagal finis dari sembilan balapan utama terakhir yang ia jalani.
Kegagalan tersebut termasuk insiden yang terjadi di Grand Prix Brasil dan Jerez pada pembukaan musim 2026. Selain rentetan kegagalan finis, pembalap asal Italia ini hanya mampu menembus posisi sepuluh besar saat berlaga di sirkuit Thailand dan Austin.
Kondisi ini membuat Bagnaia mendesak timnya untuk mempelajari kemajuan yang dicapai oleh tim satelit Gresini Racing. Sejauh musim ini, Alex Marquez menjadi satu-satunya pembalap yang mampu membawa motor Ducati meraih podium pertama dalam sebuah balapan utama.
"Tidak, tidak, untuk saat ini kami tidak dalam posisi untuk memenangi balapan," sebut Francesco Bagnaia, Pembalap Ducati.
Ia menegaskan bahwa ketertinggalan aspek teknis menjadi faktor utama yang menyulitkan tim pabrikan untuk bersaing di barisan depan. Bagnaia berharap adanya evaluasi menyeluruh terhadap solusi yang sedang diuji oleh pabrikan asal Borgo Panigale tersebut.
"Secara teknis, kupikir kami tertinggal dan ini sulit," papar Francesco Bagnaia, Pembalap Ducati.
Menurutnya, mengikuti jejak perkembangan yang dilakukan Alex Marquez bersama tim Gresini bisa menjadi kunci untuk meningkatkan performa motornya. Bagnaia meyakini bahwa pihak manajemen Ducati sebenarnya sudah memahami titik permasalahan yang harus segera diselesaikan.
"Jika kami bisa mengikuti apa yang telah dilakukan Gresini dengan Alex (Marquez), mungkin kami bisa mengambil satu langkah ke depan. Kupikir Ducati sedang menguji solusi-solusinya dengan setiap pebalap dan tahu apa yang perlu diselesaikan," jelas Francesco Bagnaia, Pembalap Ducati.
Kendati mendorong timnya untuk meniru strategi tim satelit, Bagnaia tidak merinci secara detail perubahan apa yang dilakukan pada motor Alex Marquez. Ia menyerahkan hal teknis tersebut sepenuhnya kepada pihak terkait di dalam struktur pengembangan Ducati.
"Apa yang mereka lakukan depan Alex? Aku enggak tahu, Anda yang harus bertanya kepada dia," tambah Francesco Bagnaia, Pembalap Ducati.