Pebalap Ducati Francesco Bagnaia merebut posisi finis ketiga dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 di Circuit de Barcelona pada Minggu (16/5) setelah Joan Mir dijatuhi sanksi penalti.
Hasil balapan yang berlangsung kacau dan diwarnai dua kali bendera merah tersebut dimenangkan oleh Fabio Di Giannantonio, sementara Fermin Aldeguer mengamankan tempat kedua setelah pergeseran posisi.
Seperti dilansir dari Detik Sport, posisi ketiga yang awalnya ditempati Joan Mir terpaksa dilepas karena pebalap tersebut menerima hukuman penalti 16 detik akibat melanggar aturan tekanan ban.
Sanksi tersebut membuat Joan Mir merosot ke posisi ke-13, yang secara langsung menaikkan posisi Fermin Aldeguer ke urutan kedua dan keuntungan finis ketiga bagi Francesco Bagnaia.
Meskipun mendapatkan keuntungan dari penalti tersebut, Francesco Bagnaia menyatakan dirinya merasa kurang layak membawa pulang podium ketiga karena sempat mengalami kendala fisik pasca terjatuh sebelum restart pertama.
"Aku kembali ke pit, naik ke motor kedua dengan ban depan yang sudah kupakai di sesi kualifikasi, dan medium di belakang, lalu aku keluar. Aku langsung start bagus, tapi setelah tiga putaran aku merasa sakit; setiap aku mengerem kepalaku pusing, jadi aku melambat," kata Francesco Bagnaia.
Kondisi pusing saat pengereman membuat juara dunia tiga kali ini harus menurunkan kecepatan demi keselamatan di lintasan sirkuit.
"Mungkin saat itu aku enggak siap balapan, tapi pada akhirnya berjalan dengan baik -- aku enggak menyebabkan masalah apapun," lanjut Francesco Bagnaia.
Rider asal Italia itu tetap mengapresiasi kerja keras tim mekanik yang telah mempersiapkan motor cadangan dengan cepat di tengah situasi balapan yang dinamis.
"Aku merasa tidak pantas mendapatkan tempat ketiga, tapi ini bagus untuk kejuaraannya, dan tim pantas mendapatkan atas apa yang sudah mereka lakukan. Aku hanya berharap hasil semacam ini akan jadi hasil yang biasa, dan aku akan terus fokus bekerja," tegas Francesco Bagnaia.