Pebalap andalan Ducati, Francesco Bagnaia, tertangkap kamera meluapkan amarahnya dengan menendang kotak plastik dan traffic cone setelah mengalami insiden kecelakaan di MotoGP Prancis 2026. Aksi emosional Pecco tersebut kini menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial setelah videonya tersebar luas.
Dilansir dari Detik Sport, nasib kurang beruntung dialami Bagnaia saat menjalani balapan di Sirkuit Le Mans akhir pekan lalu. Meskipun memulai perlombaan dari posisi terdepan sebagai peraih pole-sitter, rider tim pabrikan asal Italia itu justru gagal menyelesaikan balapan hingga garis finis.
Kegagalan Bagnaia bermula ketika ia terjatuh pada putaran ke-16. Saat itu, ia sedang berupaya mempertahankan posisi kedua namun kehilangan kendali di Tikungan 2, yang menyebabkan motornya meluncur bebas ke arah area gravel.
Kekecewaan mendalam terlihat jelas pada raut wajah pebalap bernomor motor 63 tersebut. Sebelum meninggalkan area lintasan, Bagnaia tampak melampiaskan kemarahannya dengan menendang kotak plastik putih bertuliskan 'Doctor' yang berada di pinggir trek.
Aksi ekspresif Bagnaia berlanjut di pos marshal, di mana ia kembali mengayunkan kakinya ke arah traffic cone. Setelah itu, ia baru terlihat menaiki sepeda motor matic petugas untuk kembali menuju area paddock tim.
Momen langka ini memicu reaksi dari banyak penggemar MotoGP di media sosial. Banyak pihak mengaku terkejut melihat sisi emosional dari Pecco, mengingat sang pebalap biasanya dikenal dengan kepribadian yang tenang dan terkontrol saat menghadapi tekanan.
"Saya rasa saya belum pernah melihat Pecco semarah ini," tulis salah seorang penggemar di kolom komentar.
Senada dengan pendapat tersebut, pengikut lainnya juga menyatakan keterkejutan yang sama melihat luapan amarah sang juara dunia.
"Saya melihat itu dan berpikir, 'Astaga, belum pernah melihat dia semarah itu," ujar penggemar lainnya.
Statistik Buruk Bagnaia di Musim 2026
Insiden di Sirkuit Le Mans ini menandai kegagalan ketiga bagi Francesco Bagnaia untuk menuntaskan balapan utama dalam lima seri pertama MotoGP 2026. Sebelumnya, pebalap berusia 29 tahun tersebut juga mencatatkan hasil DNF (Did Not Finish) pada seri MotoGP Brasil dan MotoGP Spanyol.
Hingga saat ini, Bagnaia tercatat belum pernah mengamankan posisi podium dalam sesi balapan utama di musim 2026. Padahal, performanya di sesi sprint race cukup kompetitif dengan raihan tiga kali posisi runner-up.
Akibat serangkaian hasil buruk di balapan utama, Bagnaia kini harus puas tertahan di posisi kesembilan pada tabel klasemen sementara pebalap. Ia mengantongi total 43 poin, tertinggal cukup jauh dari persaingan papan atas klasemen MotoGP musim ini.