Atlet renang nasional Flairene Candrea terpaksa meninggalkan Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Asian Games 2026 sementara waktu menyusul adanya kebijakan efisiensi anggaran. Keputusan pemulangan atlet berusia 21 tahun ini ke klub asalnya dikonfirmasi pada Selasa, 28 April 2026, di Stadion Akuatik GBK.
Kabar mengenai penghentian program latihan nasional tersebut diungkapkan oleh Flairene di sela-sela partisipasinya dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Akuatik Indonesia 2026. Dilansir dari Detik Sport, program latihan tersebut baru berjalan singkat sebelum akhirnya dibubarkan oleh pihak terkait.
"Jujur agak bagaimana. Tiba-tiba kemarin Pelatnas kami dibubarkan. Masuknya bulan Maret, tanggal 5 ya kalau enggak salah. Terus kemarin kami baru dikeluarkan April. Kayaknya baru sebulan sih," ujarnya Flairene Candrea, Atlet Renang Nasional.
Peraih emas SEA Games 2021 ini menjelaskan bahwa penghentian fasilitas bukan hanya terjadi pada sesi latihan, melainkan juga mencakup seluruh biaya pendukung atlet. Meskipun demikian, terdapat rencana pembentukan kembali tim nasional setelah evaluasi hasil Kejurnas rampung dilakukan.
"Jadi ya kami sekarang juga enggak dapat akomodasi apa-apa. Tapi mungkin katanya setelah Kejurnas ini mau diadakan Pelatnas lagi. Cuma kuotanya dikurangi, lebih ke yang prioritas untuk masuk ke dalam Pelatnas untuk Asian Games," tutur Flairene Candrea, Atlet Renang Nasional.
Situasi ini menjadi tantangan berat mengingat Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya dijadwalkan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang. Flairene mengaku sempat merasa emosional saat diminta mengosongkan penginapan dalam waktu yang sangat singkat.
"Jujur pas dikeluarkan itu sedih banget ya. Kok bisa kita dikeluarkan. Kami dibilang disuruh check out, dari akomodasi kita dari hotel itu 2 hari setelah dikasih tahu. Kalau misalnya kami semua dipulangkan dan kayak sedih banget, sempat melow juga," ungkap Flairene Candrea, Atlet Renang Nasional.
Meski kecewa, atlet spesialis gaya punggung ini tetap bertekad membuktikan kapasitasnya di lintasan renang agar terpilih kembali dalam skema prioritas. Ia memandang Kejurnas sebagai ajang pembuktian kelayakan bagi para atlet yang ingin kembali berseragam tim nasional.
"Karena kan kebetulan kami mau Kejurnas juga minggu depannya. Tapi ya tetep harus semangat, harus fokus dan justru harus menunjukkan di Kejurnas ini bisa tampil baik dan bisa perform bagus. Ya membuktikan saja kalau misalnya kamu ini masih layak di Pelatnas," tegas Flairene Candrea, Atlet Renang Nasional.
Flairene juga menyampaikan harapannya agar induk organisasi cabang olahraga segera menemukan solusi untuk keberlanjutan persiapan menuju pesta olahraga terbesar di Asia tersebut.
"Saya juga yakin lah PB pasti bekerja keras untuk mengadakan Pelatnas lagi untuk Asian Games," tegas Flairene Candrea, Atlet Renang Nasional.