Legenda urban masyarakat Minahasa, Sulawesi Utara, resmi diadaptasi ke layar lebar melalui film horor bertajuk Songko yang dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia pada Kamis, 23 April 2026. Film ini mengedepankan riset budaya dan penggunaan talenta lokal untuk menjaga keaslian cerita rakyat tersebut.
Dilansir dari Detikcom, produksi ini berupaya memperkuat narasi horor nasional agar tidak hanya terpaku pada elemen kejut atau jumpscare semata. Penggarapan film melibatkan riset mendalam pada lokasi serta keterlibatan aktif masyarakat lokal guna menghasilkan karya yang autentik.
Eksekutif Produser Santara, Whisnu Baker, menegaskan bahwa kekayaan cerita daerah di Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi identitas budaya dalam industri film. Ia memandang genre horor sebagai sarana yang tepat untuk memperkenalkan nilai-nilai lokal kepada audiens yang lebih luas.
"Kami percaya bahwa cerita daerah di Indonesia punya kekuatan yang luar biasa. Lewat Songko, kami ingin menunjukkan bahwa horor bisa menjadi medium untuk mengangkat identitas budaya, bukan hanya sekadar hiburan," kata Whisnu Baker, Eksekutif Produser Santara.
Whisnu menjelaskan bahwa proses kreatif film ini didasarkan pada komitmen untuk menyajikan narasi yang memiliki akar kuat pada masyarakat. Langkah ini diambil guna menjawab kebutuhan penonton yang mulai mendambakan konten sinematik berkualitas dengan kedekatan emosional budaya.
"Dengan melibatkan talenta lokal dan melakukan riset langsung ke masyarakat, kami ingin memastikan bahwa cerita yang kami bawa tetap punya akar yang kuat. Harapannya, penonton tidak hanya merasa takut, tapi juga merasa terhubung dengan cerita tersebut," lanjut Whisnu Baker, Eksekutif Produser Santara.
Sejumlah aktor dan aktris nasional dipastikan memperkuat jajaran pemain dalam proyek ini, di antaranya Annette Edoarda, Imelda Therinne, Fergie Brittany, Tegar Satria, dan Khiva Iskak. Kehadiran para pemeran tersebut diharapkan mampu menghidupkan perpaduan antara unsur horor dan kedalaman cerita yang telah diriset oleh tim produksi.