Balapan MotoGP Catalunya 2026 di Circuit de Barcelona-Catalunya, Montmelo, diwarnai insiden kecelakaan hebat pada turn 10 yang memaksa jalannya perlombaan dihentikan.
Fabio Di Giannantonio keluar sebagai pemenang dalam balapan penuh drama tersebut, setelah dua kali bendera merah atau red flag dikibarkan oleh stewards, seperti dilansir dari Detik Sport.
Peristiwa bermula pada lap ke-12 ketika Alex Marquez yang berada dalam kecepatan tinggi mencoba mengejar Pedro Acosta di posisi terdepan.
Pedro Acosta secara mendadak melambat di turn 10, sehingga tabrakan keras tidak bisa dihindarkan dan membuat sepeda motor Alex Marquez hancur hingga serpihannya menyebar di lintasan.
Fabio Di Giannantonio yang berada di dekat lokasi ikut terdampak dan hampir terhantam oleh motor serta pecahan material dari kendaraan Alex Marquez yang meluncur di sirkuit.
Pebalap dari VR46 Racing Team ini kemudian membagikan pengalamannya yang menegangkan saat berupaya meloloskan diri dari situasi berbahaya tersebut.
"Saya hanya melihat banyak serpihan berterbangan di mana-mana dan sejujurnya hanya mencoba menyembunyikan diri di dalam fairing serta berusaha untuk lewat," kata Diggia seperti dikabarkan oleh Crash.
"Kondisinya tidak seperti itu, tetapi sejujurnya, saya tidak tahu apa yang terjadi."
"Saya rasa Pedro mengalami masalah atau semacamnya, tetapi setelah itu sulit untuk memahami apa yang terjadi. Semuanya berlangsung sangat cepat. Saya hanya mencoba menyembunyikan diri. Itu saja," kata Diggia menambahkan.