Merek kosmetik Etude meluncurkan produk Kong Kong Blusher di Indonesia guna memenuhi permintaan tren riasan wajah natural yang sedang populer di kalangan penggemar budaya K-pop. Produk ini dirancang khusus untuk mengatasi kendala pigmentasi berlebih yang sering dialami pengguna makeup di wilayah beriklim tropis.
Dilansir dari Suara, inovasi perona pipi ini menggunakan formula pigmen buildable yang memungkinkan pengguna mengontrol intensitas warna secara bertahap. Hal ini bertujuan untuk menghindari hasil akhir yang terlihat tebal atau tidak merata pada permukaan kulit wajah.
Peluncuran ini juga merespons pergeseran gaya hidup masyarakat yang kini lebih menyukai tampilan segar tanpa kesan berlebihan. Fokus utama produk ini adalah menciptakan dimensi halus yang memberikan efek sehat pada wajah layaknya tekstur kulit asli.
Pihak produsen menjelaskan bahwa tantangan utama di pasar lokal berkaitan dengan cara mengendalikan kepekatan produk saat diaplikasikan. Melalui teknologi baru, blusher ini diklaim lebih mudah dibaurkan dan bersifat multifungsi untuk berbagai teknik riasan Asia.
"Kini tren makeup mengarah pada tampilan natural dan skin-like. Namun, tantangan terbesar bagi para pecinta makeup di Indonesia sering kali bukan pada pilihan warna, melainkan pada kontrol intensitas produk saat diaplikasikan ke wajah," ujar Zahrah Ayu Novianti, Marketing Etude Indonesia.
Penjelasan tersebut menekankan bahwa aspek kemudahan dalam pencampuran warna menjadi poin krusial bagi konsumen. Zahrah kemudian menambahkan keunggulan lain dari segi fleksibilitas penggunaan produk dalam rutinitas kecantikan harian.
"Kong Kong Blusher kami hadirkan dengan formula buildable, mudah di-blend, dan versatile untuk berbagai teknik yang sedang populer di Asia,ÔÇØ tambah dia.
Koleksi terbaru ini menyediakan lima varian warna, antara lain Peach Kong, Pink Kong, Mauve Kong, Slow Kong, dan Rose Kong. Setiap pilihan warna dijual dengan harga Rp155.000 per unit melalui platform perdagangan elektronik resmi dan mitra ritel.
Tren penggunaan perona pipi saat ini juga mulai merambah ke fungsi lain seperti pengganti concealer ringan atau highlighter untuk menyamarkan noda di wajah. Teknik draping yang mengandalkan gradasi warna dari pelipis hingga tulang pipi turut menjadi alternatif populer untuk membentuk dimensi wajah yang lebih lembut.